detikcom

Nasihat BJ Habibie untuk Pilih Presiden 2009

Muhammad Nur Hayid - detikNews
Kamis, 29/05/2008 13:29 WIB
Jakarta Reformasi sudah berjalan 10 tahun. Namun para elit politik masih belum bisa menepati janji mereka kepada rakyat. Rakyat harus berpikir-pikir untuk memilih mereka dalam Pemilu 2009. Demikian nasihat BJ Habibie.

"Capres itu harus memiliki haluan program. Kalau dia melaksanakan yang dijanjikan, pilihlah dia. Tapi kalau hanya janji saja, ya dipertimbangkan lagi," kata mantan Presiden BJ Habibie dalam sambutannya di depan sidang paripurna DPD RI, Senayan, Jakarta, Kamis (29/5/2008).

Menurut Habibie masyarakat tidak perlu takut memilih. Masa depan bangsa terletak pada keberanian masyarakat untuk menentukan sikapnya. "Nggak usah takut. Di rumah kita sendiri kok takut, tapi tetap harus berbudaya," lanjut Habibie.

Dia menceritakan banyak aksi demonstrasi saat dia menjadi presiden. Habibie tidak khawatir karena para pendemo memiliki hak untuk berdemonstrasi. "Kenapa takut? Mereka punya hak. Matinya saya tidak ditentukan Anda, tapi Allah SWT," kata dia.

Dalam catatannya, satu dasawarsa reformasi masih banyak kekurangan. Pembangunan bangsa tidak merata, kepentingan rakyat masih di bawah kepentingan pribadi dan partai. Pengembangan iptek dipinggirkan, semangat patriotisme diruntuhkan materialisme.

Dalam bidang ekonomi, Habibie mengakui ada pertumbuhan ekonomi makro namun belum menyentuh rakyat kecil. Angka kemiskinan dan pengangguran masih tinggi serta investasi terhambat.

Politik uang menurut Habibie masih merajalela. Kelembagaan politik masih belum berfungsi dengan baik misalnya birokrasi dan DPR, akibat kepentingan politik jangka pendek. (fay/asy)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini