34 Anggota DPR Usul Hak Angket Manipulasi Harga Batu Bara
Selasa, 27/05/2008 14:40 WIB
Jakarta
34 Anggota DPR mengusulkan hak angket atas transfer pricing (manipulasi harga) batu bara yang dilakukan PT Adaro Indonesia. Mereka menduga kerugian akibat transfer pricing mencapai Rp 400 miliar per tahun.
"Para pengusul ini dari semua fraksi. Hal ini dilakukan karena akibat praktek ini negara dirugikan kurang lebih Rp 400 miliar per tahun. Dengan asumsi perbedaan sebesar US$ 10 per ton," kata inisiator hak angket Alvin Lie.
Hal itu dia sampaikan usai menyampaikan usulan hak angket kepada Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerjogoeritno di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (27/5/2008).
Alvin didampingi oleh Wahyudin Munawir dari FPKS, Ade Daud Nasution dari FPBR, Kahar Muzakir dari FPG dan William P dari FPDIP.
Alvin menjelaskan, usulan ini dilakukan untuk menyelidiki sejauh mana kerugian negara yang timbul akibat praktek transfer pricing PT Adaro. Selain itu juga untuk mengetahui penyebab instansi-instansi terkait tidak menunjukkan kesungguhan mengungkap kasus tersebut.
"Hal lainnya untuk mengungkap kelemahan-kelemahan dalam produk hukum serta sistem administrasi dalam pemerintahan. Sehingga memungkinkan terjadinya praktek transfer pricing selama bertahun-tahun tanpa terungkap," kata politisi PAN ini.
Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerjogoeritno menerima usulan itu dan berjanji segera menyampaikan pada rapat pimpinan. Selanjutnya, usulan akan dimasukkan dalam agenda Badan Musyawarah sebelum diputuskan dalam paripurna DPR.
"Nanti saya sampaikan sesuai dengan prosedurnya. Yang penting jangan putus di tengah jalan. Harus serius," kata pria yang akrab disapa Mbah Tardjo itu.
(fiq/fay)
"Para pengusul ini dari semua fraksi. Hal ini dilakukan karena akibat praktek ini negara dirugikan kurang lebih Rp 400 miliar per tahun. Dengan asumsi perbedaan sebesar US$ 10 per ton," kata inisiator hak angket Alvin Lie.
Hal itu dia sampaikan usai menyampaikan usulan hak angket kepada Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerjogoeritno di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (27/5/2008).
Alvin didampingi oleh Wahyudin Munawir dari FPKS, Ade Daud Nasution dari FPBR, Kahar Muzakir dari FPG dan William P dari FPDIP.
Alvin menjelaskan, usulan ini dilakukan untuk menyelidiki sejauh mana kerugian negara yang timbul akibat praktek transfer pricing PT Adaro. Selain itu juga untuk mengetahui penyebab instansi-instansi terkait tidak menunjukkan kesungguhan mengungkap kasus tersebut.
"Hal lainnya untuk mengungkap kelemahan-kelemahan dalam produk hukum serta sistem administrasi dalam pemerintahan. Sehingga memungkinkan terjadinya praktek transfer pricing selama bertahun-tahun tanpa terungkap," kata politisi PAN ini.
Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerjogoeritno menerima usulan itu dan berjanji segera menyampaikan pada rapat pimpinan. Selanjutnya, usulan akan dimasukkan dalam agenda Badan Musyawarah sebelum diputuskan dalam paripurna DPR.
"Nanti saya sampaikan sesuai dengan prosedurnya. Yang penting jangan putus di tengah jalan. Harus serius," kata pria yang akrab disapa Mbah Tardjo itu.
(fiq/fay)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 21/05/2012 18:17 WIB
Mendagri: Ormas Tak Boleh Ancam Konser Lady Gaga
-
Senin, 21/05/2012 18:15 WIB
Laporan dari Australia
Ical: Orang Boleh Tak Sepakat Lady Gaga, Tapi Jangan Mengancam
-
Senin, 21/05/2012 18:14 WIB
14 Tahun Reformasi, Ini Tanggapan SBY
-
Senin, 21/05/2012 18:08 WIB
2 Perampok Minimarket Dibekuk Polisi di Kembangan & Pasar Kemis
-
Senin, 21/05/2012 18:07 WIB
Keluarga Hanya Diberi Waktu 10 Menit Lihat Jenazah Korban Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 17:17 WIB
Ini Batu Beraksara di Situs Gunung Padang
-
Senin, 21/05/2012 17:23 WIB
Kini Ada Kampung Sukhoi di Cijeruk
-
Senin, 21/05/2012 17:03 WIB
Istana: Dahlan Iskan Mundur Hanya Rumor
-
Senin, 21/05/2012 16:58 WIB
Kasasi Ditolak, 2 Eks Pemain Liga Indonesia Dihukum 18 Tahun Bui
-
661 Komentar
-
443 Komentar
-
357 Komentar
-
347 Komentar
Lapsus
Index »
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,100.000
- Rp 470.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
