Tolak BBM Naik, Mahasiswa Solo Beli Bensin Rp 1.000 di SPBU
Rabu, 21/05/2008 15:17 WIB
Solo
Berbagai cara bisa dilakukan untuk mengekspresikan pendapat. Sejumlah mahasiswa di Solo misalnya, menggelar aksi menolak rencana kenaikan harga BBM dengan mendatangi sebuah SPBU. Belasan sepeda motor dibawa dengan cara dituntun. Sesampai di lokasi setiap sepeda motor diisi bensin seharga Rp 1.000.
Aksi tersebut dilakukan oleh puluhan mahasiswa dari HMI dan KAMMI. Mereka sebelumnya bergabung dengan ratusan pendemo lain yang menggelar aksi penolakan kenaikan harga BBM di Bundaran Gladag, Rabu (21/5/2008). Dari Gladag massa menuju ke Pasar Gede dan selanjutnya menuju gedung balaikota.
Ketika massa menuju balaikota inilah puluhan mahasiswa yang semula masuk dalam satu komando aksi, memisahkan diri masuk Jl Mayor Kusmanto. Mereka menuju SPBU Loji Wetan. Di barisan paling depan adalah sebelas orang yang masing-masing menuntun sepeda motor yang diberi tulisan 'bensin habis'.
Sesampai di lokasi SPBU, puluhan polisi telah menjaga ketat pintu masuk SPBU. Pembawa sepeda motor dipersilakan masuk, sedangkan peserta aksi lain menunggu di luar areal SPBU sambil terus berorasi.
Sepeda motor tersebut lalu antre mengisi bensin. Setiap unit diisi hanya seharga Rp 1.000. Menurut mereka aksi tersebut merupakan penggambaran semakin rendahnya daya beli yang dimiliki masyarakat. "Sekarang pun kami sudah kesulitan membeli bensin, apalagi nanti," ujar salah seorang dari mereka.
Sedangkan massa yang lain, hingga berita ini diturunkan masih melakukan aksi di depan balaikota Surakarta. Mereka berasal dari berbagai kampus di Solo, LSM, warga masyarakat, kader partai hingga anggota DPRD. (mbr/nrl)
Aksi tersebut dilakukan oleh puluhan mahasiswa dari HMI dan KAMMI. Mereka sebelumnya bergabung dengan ratusan pendemo lain yang menggelar aksi penolakan kenaikan harga BBM di Bundaran Gladag, Rabu (21/5/2008). Dari Gladag massa menuju ke Pasar Gede dan selanjutnya menuju gedung balaikota.
Ketika massa menuju balaikota inilah puluhan mahasiswa yang semula masuk dalam satu komando aksi, memisahkan diri masuk Jl Mayor Kusmanto. Mereka menuju SPBU Loji Wetan. Di barisan paling depan adalah sebelas orang yang masing-masing menuntun sepeda motor yang diberi tulisan 'bensin habis'.
Sesampai di lokasi SPBU, puluhan polisi telah menjaga ketat pintu masuk SPBU. Pembawa sepeda motor dipersilakan masuk, sedangkan peserta aksi lain menunggu di luar areal SPBU sambil terus berorasi.
Sepeda motor tersebut lalu antre mengisi bensin. Setiap unit diisi hanya seharga Rp 1.000. Menurut mereka aksi tersebut merupakan penggambaran semakin rendahnya daya beli yang dimiliki masyarakat. "Sekarang pun kami sudah kesulitan membeli bensin, apalagi nanti," ujar salah seorang dari mereka.
Sedangkan massa yang lain, hingga berita ini diturunkan masih melakukan aksi di depan balaikota Surakarta. Mereka berasal dari berbagai kampus di Solo, LSM, warga masyarakat, kader partai hingga anggota DPRD. (mbr/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 21/05/2012 18:15 WIB
Laporan dari Australia
Ical: Orang Boleh Tak Sepakat Lady Gaga, Tapi Jangan Mengancam
-
Senin, 21/05/2012 18:14 WIB
14 Tahun Reformasi, Ini Tanggapan SBY
-
Senin, 21/05/2012 18:08 WIB
2 Perampok Minimarket Dibekuk Polisi di Kembangan & Pasar Kemis
-
Senin, 21/05/2012 18:07 WIB
Keluarga Hanya Diberi Waktu 10 Menit Lihat Jenazah Korban Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 18:03 WIB
Polda Maluku Tangkap 6 Tersangka Teroris
-
Senin, 21/05/2012 17:17 WIB
Ini Batu Beraksara di Situs Gunung Padang
-
Senin, 21/05/2012 17:03 WIB
Istana: Dahlan Iskan Mundur Hanya Rumor
-
Senin, 21/05/2012 17:23 WIB
Kini Ada Kampung Sukhoi di Cijeruk
-
Senin, 21/05/2012 16:58 WIB
Kasasi Ditolak, 2 Eks Pemain Liga Indonesia Dihukum 18 Tahun Bui
-
661 Komentar
-
443 Komentar
-
357 Komentar
-
347 Komentar
Lapsus
Index »
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 5,978.000
- Rp 464.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
