Mogok Kerja Karyawan AP I di Biak Digelar Sejak Pkl 05.00 WIT
Rabu, 07/05/2008 07:24 WIB
Biak
Karyawan Angkasa Pura (AP) I di 6 bandara menggelar mogok kerja massal. Para karyawan di Bandara Frans Kaisepo, Biak, sudah melakukan aksi ini sejak pukul 05.00 WIT.
"Aksi hari ini selama 6 jam sejak pukul 05.00 WIT sampai pukul 11.00 WIT," kata koordinator aksi, Primus, saat dihubungi detikcom, Rabu (7/5/2008).
Mogok kerja pada hari kedua akan dilakukan selama 12 jam, dan aksi yang ketiga dilakukan selama 24 jam. "Kalau tidak dipenuhi juga tuntutan kami, Bali dan Surabaya siap gabung (melakukan aksi serupa)," lanjut dia.
Menurut Primus, para karyawan AP I sudah meminta maaf kepada masyarakat. Sebab, aksi mogok ini sudah pasti mengganggu pelayanan di Bandara Frans Kaisepo.
"Keselamatan penerbangan jadi tidak terjamin karena tidak ada yang mengecek operasi. Karenanya ada beberapa jadwal yang mengalami perubahan," terang dia.
Primus mengatakan, mogok kerja massal ini telah mendapatkan dukungan dari DPRD Biak dan Dewan Adat setempat. Para pekerja tidak akan sembarangan melakukan mogok kerja. Hal itu dilakukan karena tuntutan perbaikan kesejahteraan karyawan tidak kunjung dilakukan.
"Jadi ya memang harus demikian, agar perusahaan tidak arogan. Kami ini sebelumnya sudah 4 kali demo, 5 kali ketemu Menteri BUMN, 2 kali ketemu Wapres JK, saat Pak Hatta Rajasa jadi Menhub juga kami temui," tuturnya.
Dia mengaku, sejumlah karyawan mendapat intimidasi dari manajemen dan aparat. "Bentuk intimidasinya seperti ancaman dipecat. Katanya saya juga, surat pemecatan sudah disiapkan," pungkas Primus. (nvt/nrl)
"Aksi hari ini selama 6 jam sejak pukul 05.00 WIT sampai pukul 11.00 WIT," kata koordinator aksi, Primus, saat dihubungi detikcom, Rabu (7/5/2008).
Mogok kerja pada hari kedua akan dilakukan selama 12 jam, dan aksi yang ketiga dilakukan selama 24 jam. "Kalau tidak dipenuhi juga tuntutan kami, Bali dan Surabaya siap gabung (melakukan aksi serupa)," lanjut dia.
Menurut Primus, para karyawan AP I sudah meminta maaf kepada masyarakat. Sebab, aksi mogok ini sudah pasti mengganggu pelayanan di Bandara Frans Kaisepo.
"Keselamatan penerbangan jadi tidak terjamin karena tidak ada yang mengecek operasi. Karenanya ada beberapa jadwal yang mengalami perubahan," terang dia.
Primus mengatakan, mogok kerja massal ini telah mendapatkan dukungan dari DPRD Biak dan Dewan Adat setempat. Para pekerja tidak akan sembarangan melakukan mogok kerja. Hal itu dilakukan karena tuntutan perbaikan kesejahteraan karyawan tidak kunjung dilakukan.
"Jadi ya memang harus demikian, agar perusahaan tidak arogan. Kami ini sebelumnya sudah 4 kali demo, 5 kali ketemu Menteri BUMN, 2 kali ketemu Wapres JK, saat Pak Hatta Rajasa jadi Menhub juga kami temui," tuturnya.
Dia mengaku, sejumlah karyawan mendapat intimidasi dari manajemen dan aparat. "Bentuk intimidasinya seperti ancaman dipecat. Katanya saya juga, surat pemecatan sudah disiapkan," pungkas Primus. (nvt/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
282 Komentar
-
232 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
