Detik.com News
Detik.com
Selasa, 06/05/2008 08:00 WIB

Pengembangan Bandara Komersial Pondok Cabe Tak Gusur Pemukiman

Nograhany Widhi K - detikNews
Halaman 1 dari 3
Pengembangan Bandara Komersial Pondok Cabe Tak Gusur Pemukiman
Jakarta - Beberapa hari ini warga Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, sibuk memperbincangkan rencana Pemerintah Kabupaten Tangerang menyulap lapangan terbang Pondok Cabe menjadi bandara komersial.

Mereka layak bergosip karena khawatir pada keselamatan mereka. Selama ini, setidaknya sudah ada 2 pesawat ringan yang terbang dari lapangan udara itu jatuh menimpa pemukiman. Dan sekarang kok akan ada 'pesawat betulan' yang melintasi rumah mereka.

Selain alasan keselamatan, mereka juga khawatir pengubahan peruntukan itu akan menyebabkan mereka tergusur dari pemukiman mereka.

Samudra Sukardi, Managing Partner Pemkab Tangerang yang berhubungan dengan Aviation Agencies Australia (AAA), lembaga Australia yang siap menginvestasikan duit US$ 150 juta untuk mengembangkan Bandara Pondok Cabe, memastikan bahwa tidak akan ada penggusuran warga di sekitar lapangan undara Pondok Cabe.

"Dikembangkan ke arah jalan, lapangan golf. Nggak ada penggusuran," tegasnya kepada detikcom, Senin (5/5/2008) petang.

Dari kajian yang dilakukannya, perubahan itu sudah sesuai dengan Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan (KKOP) dari Departemen Perhubungan.

Lapangan golf itu dipisahkan oleh jalan umum. Nah, nantinya jalan itu disulap menjadi underpass.Next

Halaman 1 2 3

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nwk/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%