detikcom
Selasa, 29/04/2008 10:45 WIB

Penyekapan Elizabeth Ingatkan Kisah Natascha

Rita Uli Hutapea - detikNews
Amstetten - Terkuaknya penyekapan Elizabeth Fritzl menggegerkan Austria. Wanita yang kini berusia 42 tahun itu disekap dan dihamili selama 24 tahun oleh ayahnya sendiri, Josef Fritzl.

Kasus menggemparkan ini mengingatkan publik Austria akan kisah Natascha Kampusch pada tahun 2006 silam. Gadis itu juga disekap di pinggiran Wina selama 8 tahun lebih. Bedanya, Natascha disekap oleh pria asing yang tak dikenalnya.

Natascha baru berusia 10 tahun ketika dirinya diculik di Wina dalam perjalanan menuju sekolahnya pada tahun 1998. Penculiknya, Wolfgang Priklopil kemudian menyekap Natascha di ruangan bawah tanah.

Namun pada tahun 2006, Natascha berhasil meloloskan diri. Beberapa jam setelah Natascha kabur, Priklopil bunuh diri. Pria itu menabrakkan dirinya ke depan kereta yang tengah melintas.

Natascha kini telah berumur 20 tahun. Gadis itu mengeluarkan statemen pada Senin, 28 April waktu setempat. Isinya, dia ingin menghubungi Elizabeth untuk memberikan bantuan psikologis dan finansial. Demikian seperti dilansir Sydney Morning Herald, Selasa (29/4/2008).

Saat ini di Austria beredar pertanyaan bagaimana kasus yang mirip itu bisa kembali terjadi. "Seluruh bangsa harus bertanya pada diri sendiri apa yang salah dengan ini," tulis koran Der Standard dalam editorialnya.

Elizabeth dan anak-anaknya saat ini masih mendapatkan konseling psikologis. Saat ditanyai polisi, wanita itu kelihatan sangat gelisah. Dia baru setuju untuk berbicara setelah polisi menjamin dirinya tidak akan lagi berhubungan dengan ayahnya.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ita/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%