Peringati Hari Kartini, PSK Semarang Gelar Fashion Show
Senin, 21/04/2008 16:04 WIB
Semarang
Sosok Kartini bergema di lokalisasi. Belasan Pekerja Seks Komersial (PSK) di Semarang mengikuti fashion show untuk mengenang jasa pahlawan bagi kaum perempuan tersebut.
Fashion show itu digelar di pintu jalan pintu masuk lokalisasi yang dikenal "Sunan Kuning", Kampung Argorejo, Semarang Barat, Senin (21/4/2008). Sebuah cat walk dadakan dan panggung didirikan untuk menampung juri dan pengunjung.
Para peserta fashion show terlihat sangat serius dengan acara bertajuk pemilihan Ratu Luwes itu. Mereka mengenakan mengenakan kebaya, sanggul, dan berdandan secantik mungkin.
Saat pembawa acara memanggil, para peserta berusaha tampil bak peragawati profesional. Dengan iringan musik, mereka berlenggak-lenggok di cat walk yang hanya berupa paving jalan kampung.
Sayang sebagian dari mereka grogi, sehingga agak mengacaukan suasana. Juri dan pengunjung pun tertawa.
Salah seorang peserta, Talita (35), mengaku sangat senang dengan acara tersebut. "Ya, untuk mengenang jasa Ibu Kartini," katanya ketika ditanya mengenai motivasi mengikuti acara tersebut.
Saat dikerubungi satu dua wartawan, Talita mau menjawab. Namun saat wartawan kian banyak, ia 'melarikan diri' dan masuk ke aula yang biasa digunakan untuk pertemuan penghuni lokalisasi.
Usai berlenggak-lenggok, para peserta yang masih mengenakan dandanan lengkap, didaulat menyanyikan lagu "Ibu Kita Kartini" yang dipimpin Lalita. Meski tak semerdu koor paduan suara, nyanyian para penghuni lokalisasi itu tetap bermakna. Dari lokalisasi, mereka mengenang Kartini.
(try/djo)
Fashion show itu digelar di pintu jalan pintu masuk lokalisasi yang dikenal "Sunan Kuning", Kampung Argorejo, Semarang Barat, Senin (21/4/2008). Sebuah cat walk dadakan dan panggung didirikan untuk menampung juri dan pengunjung.
Para peserta fashion show terlihat sangat serius dengan acara bertajuk pemilihan Ratu Luwes itu. Mereka mengenakan mengenakan kebaya, sanggul, dan berdandan secantik mungkin.
Saat pembawa acara memanggil, para peserta berusaha tampil bak peragawati profesional. Dengan iringan musik, mereka berlenggak-lenggok di cat walk yang hanya berupa paving jalan kampung.
Sayang sebagian dari mereka grogi, sehingga agak mengacaukan suasana. Juri dan pengunjung pun tertawa.
Salah seorang peserta, Talita (35), mengaku sangat senang dengan acara tersebut. "Ya, untuk mengenang jasa Ibu Kartini," katanya ketika ditanya mengenai motivasi mengikuti acara tersebut.
Saat dikerubungi satu dua wartawan, Talita mau menjawab. Namun saat wartawan kian banyak, ia 'melarikan diri' dan masuk ke aula yang biasa digunakan untuk pertemuan penghuni lokalisasi.
Usai berlenggak-lenggok, para peserta yang masih mengenakan dandanan lengkap, didaulat menyanyikan lagu "Ibu Kita Kartini" yang dipimpin Lalita. Meski tak semerdu koor paduan suara, nyanyian para penghuni lokalisasi itu tetap bermakna. Dari lokalisasi, mereka mengenang Kartini.
(try/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 08:51 WIB
Hadiri Konferensi Nigeria, Din Ingatkan Pentingnya Toleransi Beragama
-
Sabtu, 26/05/2012 08:25 WIB
Pencatutan Nama Ketua KPK oleh Timses Jokowi Jelas Langgar Kode Etik
-
Sabtu, 26/05/2012 08:12 WIB
Menelusuri Dugaan Duit Negara di Kongres Demokrat
-
Sabtu, 26/05/2012 07:34 WIB
Pencatutan Nama Ketua KPK Dinilai Malah akan Rusak Citra Jokowi-Ahok
-
Sabtu, 26/05/2012 07:21 WIB
Sesama Anak Negeri Berebut Pulau di Negara Sendiri
-
Sabtu, 26/05/2012 09:01 WIB
Panggil Ketua DPC PD, KPK Dalami Satu per Satu Kelompok di Hambalang
-
Sabtu, 26/05/2012 07:21 WIB
Sesama Anak Negeri Berebut Pulau di Negara Sendiri
-
Sabtu, 26/05/2012 08:51 WIB
Hadiri Konferensi Nigeria, Din Ingatkan Pentingnya Toleransi Beragama
-
Sabtu, 26/05/2012 08:12 WIB
Menelusuri Dugaan Duit Negara di Kongres Demokrat
-
277 Komentar
-
244 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
