Ada Persaingan di Balik Penghentian Siaran Astro TV?
Minggu, 13/04/2008 06:07 WIB
Jakarta
Siaran Astro TV dihentikan sejak Jumat 11 April 2008. Adakah penghentian siaran ini indikasi persaingan usaha antar televisi berbayar di Indonesia?
"Ada indikasi kecenderungan persaingan, yang menyangkut masalah wilayah siaran," ujar anggota Komisi I DPR Andreas H Pareira dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (12/4/2008).
Astro TV, lanjut Andreas, merupakan perusahaan TV berbayar dari Malaysia yang beroperasi di Indonesia. Lantas, penyedia TV berbayar di Indonesia juga mengharap hal yang serupa, bisa beroperasi di luar negeri.
"Belum ada regulasi yang settle dari pemerintah kita tentang hal ini. Untuk itu saya setuju pengaturan resiprokal (timbal balik)," ujar Andreas.
Peraturan resiprokal itu, lanjut dia, harus diperjuangkan pemerintah, dalam hal ini Depkominfo. Kalau TV berbayar asing bisa beroperasi di Indonesia, Depkominfo bisa memperjuangkan agar TV berbayar Indonesia juga bisa beroperasi di negara asing tersebut.
"Sangat mungkin mengimbangi, mendorong industri kita untuk bisa bermain juga di luar," kata dia.
Resiprokal ini, imbuh dia, bisa dilakukan melalui kerjasama bilateral antar negara atau antar pemerintah. Masuknya TV berbayar asing, jangan sampai mematikan TV berbayar di Indonesia.
Tak ada aturan tentang resiprokal itu diperparah dengan kasus monopoli Astro TV dalam siaran Liga Inggris. Jika kompetitor Astro TV merasa dirugikan dalam kasus Liga Inggris, menurut Andreas, kompetitor itu bisa mengadu pada Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Namun jika Astro TV yang tak mematuhi regulasi, Depkominfo harus menindaknya.
"Selama menyalahi aturan main, Depkominfo punya wewenang untuk melakukan penghentian itu. Kalau masuk di negara ini harus ikut aturan main di negara ini," tukas dia.
Bagaimana menurut Anda dengan matinya siaran Astro ini? Sampaikan pendapat Anda melalui thread khusus di Forum. (nwk/nwk)
"Ada indikasi kecenderungan persaingan, yang menyangkut masalah wilayah siaran," ujar anggota Komisi I DPR Andreas H Pareira dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (12/4/2008).
Astro TV, lanjut Andreas, merupakan perusahaan TV berbayar dari Malaysia yang beroperasi di Indonesia. Lantas, penyedia TV berbayar di Indonesia juga mengharap hal yang serupa, bisa beroperasi di luar negeri.
"Belum ada regulasi yang settle dari pemerintah kita tentang hal ini. Untuk itu saya setuju pengaturan resiprokal (timbal balik)," ujar Andreas.
Peraturan resiprokal itu, lanjut dia, harus diperjuangkan pemerintah, dalam hal ini Depkominfo. Kalau TV berbayar asing bisa beroperasi di Indonesia, Depkominfo bisa memperjuangkan agar TV berbayar Indonesia juga bisa beroperasi di negara asing tersebut.
"Sangat mungkin mengimbangi, mendorong industri kita untuk bisa bermain juga di luar," kata dia.
Resiprokal ini, imbuh dia, bisa dilakukan melalui kerjasama bilateral antar negara atau antar pemerintah. Masuknya TV berbayar asing, jangan sampai mematikan TV berbayar di Indonesia.
Tak ada aturan tentang resiprokal itu diperparah dengan kasus monopoli Astro TV dalam siaran Liga Inggris. Jika kompetitor Astro TV merasa dirugikan dalam kasus Liga Inggris, menurut Andreas, kompetitor itu bisa mengadu pada Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Namun jika Astro TV yang tak mematuhi regulasi, Depkominfo harus menindaknya.
"Selama menyalahi aturan main, Depkominfo punya wewenang untuk melakukan penghentian itu. Kalau masuk di negara ini harus ikut aturan main di negara ini," tukas dia.
Bagaimana menurut Anda dengan matinya siaran Astro ini? Sampaikan pendapat Anda melalui thread khusus di Forum. (nwk/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 21/05/2012 17:42 WIB
Peneliti Jerman Hingga Singapura Tertarik 'Nimbrung' di Gunung Padang
-
Senin, 21/05/2012 17:30 WIB
45 Ambulans Disiapkan untuk Bawa Jenazah Korban Sukhoi dari RS Polri
-
Senin, 21/05/2012 17:23 WIB
Kini Ada Kampung Sukhoi di Cijeruk
-
Senin, 21/05/2012 17:17 WIB
Ini Batu Beraksara di Situs Gunung Padang
-
Senin, 21/05/2012 17:15 WIB
Soal Polemik Lady Gaga, Istana: Polri Tak Memihak Golongan Tertentu
-
Senin, 21/05/2012 15:27 WIB
Ini Syarat Polri untuk Konser Lady Gaga
-
Senin, 21/05/2012 16:58 WIB
Kasasi Ditolak, 2 Eks Pemain Liga Indonesia Dihukum 18 Tahun Bui
-
Senin, 21/05/2012 17:17 WIB
Ini Batu Beraksara di Situs Gunung Padang
-
Senin, 21/05/2012 14:45 WIB
FPI Pegang 150 Tiket Lady Gaga, Polisi: Pengamanan Disiagakan!
-
661 Komentar
-
443 Komentar
-
357 Komentar
-
347 Komentar
Lapsus
Index »
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 5,978.000
- Rp 2,776.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
