Warga Lapar Serbu Istana Kepresidenan Haiti
Rabu, 09/04/2008 11:40 WIB
Port-au-Prince
Warga yang kelaparan menyerbu istana kepresidenan Haiti dan menuntut pengunduran diri Presiden Rene Preval. Massa berteriak-teriak mengungkapkan kekesalan mereka atas melonjaknya harga-harga bahan pangan.
"Kami lapar! Dia harus pergi!" seru para pendemo saat berusaha masuk ke istana kepresidenan. Namun tak beberapa lama kemudian, pasukan penjaga perdamaian PBB tiba di lokasi dan langsung membubarkan massa.
Dengan melepaskan peluru karet dan gas air mata, pasukan PBB asal Brasil itu memaksa para pendemo menjauh dari gerbang istana. Massa pun bubar. Demikian seperti diberitakan harian The Age, Rabu (9/4/2008).
Namun tak beberapa lama kemudian, terjadi penjarahan di Port-au-Prince, ibukota Haiti. Warga membakar mobil-mobil dan beberapa bangunan. Massa juga menjarah usaha-usaha bisnis di dekat istana kepresidenan. Pasukan perdamaian PBB berjaga-jaga sembari menonton penjarahan itu.
Harga pangan telah meningkat sekitar 40 persen sejak pertengahan 2007 lalu. Haiti merupakan salah satu negara termiskin di dunia.
Selain menuntut pengunduran diri Presiden Preval, warga Haiti juga meminta pemulangan 9 ribu personel pasukan perdamaian PBB. Menurut warga, mereka ikut menyebabkan kenaikan harga pangan. Pasukan tersebut datang ke Haiti pada tahun 2004 untuk meredakan kekacauan yang terjadi menyusul digulingkannya kekuasaan mantan Presiden Jean-Bertrand Aristide.
(ita/nrl)
"Kami lapar! Dia harus pergi!" seru para pendemo saat berusaha masuk ke istana kepresidenan. Namun tak beberapa lama kemudian, pasukan penjaga perdamaian PBB tiba di lokasi dan langsung membubarkan massa.
Dengan melepaskan peluru karet dan gas air mata, pasukan PBB asal Brasil itu memaksa para pendemo menjauh dari gerbang istana. Massa pun bubar. Demikian seperti diberitakan harian The Age, Rabu (9/4/2008).
Namun tak beberapa lama kemudian, terjadi penjarahan di Port-au-Prince, ibukota Haiti. Warga membakar mobil-mobil dan beberapa bangunan. Massa juga menjarah usaha-usaha bisnis di dekat istana kepresidenan. Pasukan perdamaian PBB berjaga-jaga sembari menonton penjarahan itu.
Harga pangan telah meningkat sekitar 40 persen sejak pertengahan 2007 lalu. Haiti merupakan salah satu negara termiskin di dunia.
Selain menuntut pengunduran diri Presiden Preval, warga Haiti juga meminta pemulangan 9 ribu personel pasukan perdamaian PBB. Menurut warga, mereka ikut menyebabkan kenaikan harga pangan. Pasukan tersebut datang ke Haiti pada tahun 2004 untuk meredakan kekacauan yang terjadi menyusul digulingkannya kekuasaan mantan Presiden Jean-Bertrand Aristide.
(ita/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 21/05/2012 17:42 WIB
Peneliti Jerman Hingga Singapura Tertarik 'Nimbrung' di Gunung Padang
-
Senin, 21/05/2012 17:30 WIB
45 Ambulans Disiapkan untuk Bawa Jenazah Korban Sukhoi dari RS Polri
-
Senin, 21/05/2012 17:23 WIB
Kini Ada Kampung Sukhoi di Cijeruk
-
Senin, 21/05/2012 17:17 WIB
Ini Batu Beraksara di Situs Gunung Padang
-
Senin, 21/05/2012 17:15 WIB
Soal Polemik Lady Gaga, Istana: Polri Tak Memihak Golongan Tertentu
-
Senin, 21/05/2012 15:27 WIB
Ini Syarat Polri untuk Konser Lady Gaga
-
Senin, 21/05/2012 16:58 WIB
Kasasi Ditolak, 2 Eks Pemain Liga Indonesia Dihukum 18 Tahun Bui
-
Senin, 21/05/2012 17:17 WIB
Ini Batu Beraksara di Situs Gunung Padang
-
Senin, 21/05/2012 14:45 WIB
FPI Pegang 150 Tiket Lady Gaga, Polisi: Pengamanan Disiagakan!
-
661 Komentar
-
443 Komentar
-
357 Komentar
-
347 Komentar
Lapsus
Index »
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 5,978.000
- Rp 2,776.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
