detikcom

Minta Bantuan Psikolog, Polisi Cari Penyebab Siswi SMK Aborsi

Andi Saputra - detikNews
Rabu, 09/04/2008 10:09 WIB
Jakarta Siswi SMK 9 Jalan Gedong Panjang, Jakarta Barat, Fitriani Arrazi alias Anny, yang mengaborsi kandungannya masih berstatus pelajar. Pihak Polsek Sawah Besar, Jakarta Pusat akan hati-hati dalam menjerat para tersangka.

"Banyak aspek yang menyebabkan tersangka menggugurkan kandungannya. Aspek inilah yang terus kami gali supaya pemberkasan perkara menjadi adil demi hukum," kata Kapolsek Sawah Besar, Kompol Umar Suryafana di markasnya kepada detikcom, Rabu (9/4/2008).

Untuk menggali fakta hukum, polisi akan meminta bantuan psikolog apakah kejiwaan pelaku dalam kondisi labil atau stabil ketika melakukan aborsi.

Umar menilai, pada beberapa kasus pelaku melakukan kejahatan tersebut dalam kondisi sangat syok dan stres berat. "Ini bisa menjadi pertimbangan hakim dalam memutus perkara," tambahnya.

Berdasarkan rasa kemanusiaan dan mengingat pelaku masih berstatus pelajar, kepolisian kemungkinan besar tidak akan menahan ibu janin. Sementara pacar korban Suryadi (21) dan dukun urut Kokom (56) akan ditahan hingga proses hukum selesai.

"Menentukan fakta hukum delik aborsi banyak pertimbangan. Karena ada beberapa aborsi yang dibolehkan oleh hukum seperti demi kesehatan ibu, kesehatan janin ataupun faktor lainnya. Ini yang terus kami gali," pungkasnya. (mly/ana)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini