Menbudpar: SBY-JK Nonton, Bangkitkan Film Indonesia
Minggu, 30/03/2008 17:43 WIB
Jakarta
Merangkak, berdiri, dan kadang merangkak lagi. Itulah gambaran film Indonesia sekarang ini. Kedatangan Presiden SBY dan Wapres JK ke bioskop untuk menonton karya sineas Indonesia dapat membangkitkan perfilman tanah air.
"Tahun 2004 lalu saya menerima kabar kalau film Indonesia sudah mati 12 tahun. Saya lihat sampai sekarang film Indonesia kadang merangkak, kadang berdiri dan kadang merangkak lagi," ujar Jero Wacik di Gedung Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu (30/3/2008).
Menurut Jero, jumlah film Indonesia pada tahun 2007 memproduksi sebanyak 57. Sedangkan pada tahun ini, pihaknya menargetkan 90 film Indonesia. Hingga Maret 2008, ada 20 film yang telah dibuat.
"Setiap tahun pasti ada yang bermutu misalnya Naga Bonar. Ayat-ayat cinta itu juga baik. Kenapa baik? Pak Wapres itu cerita sama saya pas dia nonton dia takut ninggalin ke kamar kecil karena takut ketinggalan ceritanya dan beliau pada akhirnya tetap di kursinya," cerita Jero.
Sementara soal kurangnya produksi film anak-anak, Jero merujuk film Denias. "Itu sebenarnya kita sudah punya karya Denias. Sekarang yang harus kita lakukan adalah menghidupkan film itu. Kalau masyarakat film akur, sutradara bagus, yang buatnya semangat dan lembaga sensor longgarkan sedikit supaya kreatif dan presiden dan wapres banyak nonton pastilah kita bisa bangkit," kata dia.
(nik/iy)
"Tahun 2004 lalu saya menerima kabar kalau film Indonesia sudah mati 12 tahun. Saya lihat sampai sekarang film Indonesia kadang merangkak, kadang berdiri dan kadang merangkak lagi," ujar Jero Wacik di Gedung Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu (30/3/2008).
Menurut Jero, jumlah film Indonesia pada tahun 2007 memproduksi sebanyak 57. Sedangkan pada tahun ini, pihaknya menargetkan 90 film Indonesia. Hingga Maret 2008, ada 20 film yang telah dibuat.
"Setiap tahun pasti ada yang bermutu misalnya Naga Bonar. Ayat-ayat cinta itu juga baik. Kenapa baik? Pak Wapres itu cerita sama saya pas dia nonton dia takut ninggalin ke kamar kecil karena takut ketinggalan ceritanya dan beliau pada akhirnya tetap di kursinya," cerita Jero.
Sementara soal kurangnya produksi film anak-anak, Jero merujuk film Denias. "Itu sebenarnya kita sudah punya karya Denias. Sekarang yang harus kita lakukan adalah menghidupkan film itu. Kalau masyarakat film akur, sutradara bagus, yang buatnya semangat dan lembaga sensor longgarkan sedikit supaya kreatif dan presiden dan wapres banyak nonton pastilah kita bisa bangkit," kata dia.
(nik/iy)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 08:51 WIB
Hadiri Konferensi Nigeria, Din Ingatkan Pentingnya Toleransi Beragama
-
Sabtu, 26/05/2012 08:25 WIB
Pencatutan Nama Ketua KPK oleh Timses Jokowi Jelas Langgar Kode Etik
-
Sabtu, 26/05/2012 08:12 WIB
Menelusuri Dugaan Duit Negara di Kongres Demokrat
-
Sabtu, 26/05/2012 07:34 WIB
Pencatutan Nama Ketua KPK Dinilai Malah akan Rusak Citra Jokowi-Ahok
-
Sabtu, 26/05/2012 07:21 WIB
Sesama Anak Negeri Berebut Pulau di Negara Sendiri
-
Sabtu, 26/05/2012 09:01 WIB
Panggil Ketua DPC PD, KPK Dalami Satu per Satu Kelompok di Hambalang
-
Sabtu, 26/05/2012 07:21 WIB
Sesama Anak Negeri Berebut Pulau di Negara Sendiri
-
Sabtu, 26/05/2012 08:51 WIB
Hadiri Konferensi Nigeria, Din Ingatkan Pentingnya Toleransi Beragama
-
Sabtu, 26/05/2012 08:12 WIB
Menelusuri Dugaan Duit Negara di Kongres Demokrat
-
277 Komentar
-
244 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message
.gif)

_2.gif)
_3.gif)
