detikcom
Sabtu, 29/03/2008 19:33 WIB

Sekeluarga Berisi 11 Orang Tewas dalam Kecelakaan Lalin

Nurvita Indarini - detikNews
Kairo - Sudah banyak nyawa melayang dalam kecelakaan lalulintas (lalin). Peristiwa tragis di jalanan bertambah dengan tewasnya 11 orang dalam satu keluarga karena kecelakaan lalin.

Kantor berita Mesir MENA seperti dikutip AFP, Sabtu (29/3/2008) melaporkan, selain menewaskan 11 orang, kecelakaan itu juga mengakibatkan 16 anggota keluarga lainnya mengalami luka serius.

Kendaraan yang membawa mereka memang dikemudikan dengan kecepatan sangat tinggi saat melintasi jalan raya yang menghubungkan Kairo, Mesir, dengan kota pelabuhan Alexandria. Kendaraan naas itu bertabrakkan dengan 2 truk.
Korban yang mengalami luka-luka pun segera dilarikan ke RS terdekat.

Kecelakaan lalin dengan korban cukup banyak dalam sekali kejadian belakangan ini sedang kerap terjadi di Mesir. Pada 16 Maret lalu, 23 orang, yang mana 21 di antaranya adalah polisi, tewas dalam tabrakan yang melibatkan truk polisi dan lori.

Sedangkan pada bulan Februari tahun ini, 29 orang meregang nyawa saat terjadi tabrakan di daerah selatan Kairo. Kabut ditengarai sebagai penyebab kecelakaan.

Jalanan di Mesir ditengarai sebagai yang paling berbahaya di dunia. Setiap tahun, sekitar 6.000 orang tewas dan 30.000 orang luka-luka dalam kecelakaan di jalan.

Peraturan lalulintas di negara itu dinilai banyak pihak masih buruk dalam melakukan penegakkan hukum. Sementara itu masih banyak kendaraan yang tidak dirawat dengan baik. Banyak jalan di Mesir yang boleh dilewati dengan kecepatan tinggi. Padahal sebagian besar kecelakaan disebabkan oleh kendaraan yang susul menyusul dengan sembrono.

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(nvt/nvt)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%