SBY: Mari Berevolusi
Sabtu, 29/03/2008 18:47 WIB
Jakarta
Inti rangkaian ritual Nyepi mengajarkan manusia melakukan refleksi diri lalu berevolusi ke arah yang lebih baik. Yaitu memperbaiki hubungannya dengan pencipta, sesama manusia dan alam semesta.
Nilai dari ajaran tersebut sangat cocok diterapkan dalam praktek bernegara. Yakni hubungan antarelemen negara yang lebih baik menuju kesejahteraan rakyat yang lebih baik pula.
Demikian kesimpulan Presiden SBY setelah menyimak paparan hikmah Nyepi yang disampaikan motivator Gde Prama dalam perayaan nasional Nyepi di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu 29/3/2008.
"Bersama saling menyayangi apapun agama dan etnis kita. Bahkan dalam bernegara, apapun posisi politik kita, mari bersatu tingkatkan kesejahteraan kita," kata SBY dalam sambutannya.
Tindak evolusi tersebut makin relevan di saat bangsa saat ini menghadapi berbagai masalah fundamental. Mulai dampak meroketnya harga minyak dunia, naiknya komoditas pangan dan cuaca yang berubah drastis.
Menghadapi situasi seperti ini maka yang perlu dibutuhkan persatuan dan keyakinan diri mengambil langkah tegas. Tidak saling salah menyalahkan karena pasti tidak akan menyelesaikan masalah.
"Pemerintah mengambil tanggung jawab sehingga semua masalah dapat kita kelola dengan baik. Saya tidak dapat menjanjikan apa-apa, tapi hanya dengan restu seluruh rakyat pemerintah akan kerja keras menyelesaikan masalah," tandas SBY. (lh/nvt)
Nilai dari ajaran tersebut sangat cocok diterapkan dalam praktek bernegara. Yakni hubungan antarelemen negara yang lebih baik menuju kesejahteraan rakyat yang lebih baik pula.
Demikian kesimpulan Presiden SBY setelah menyimak paparan hikmah Nyepi yang disampaikan motivator Gde Prama dalam perayaan nasional Nyepi di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu 29/3/2008.
"Bersama saling menyayangi apapun agama dan etnis kita. Bahkan dalam bernegara, apapun posisi politik kita, mari bersatu tingkatkan kesejahteraan kita," kata SBY dalam sambutannya.
Tindak evolusi tersebut makin relevan di saat bangsa saat ini menghadapi berbagai masalah fundamental. Mulai dampak meroketnya harga minyak dunia, naiknya komoditas pangan dan cuaca yang berubah drastis.
Menghadapi situasi seperti ini maka yang perlu dibutuhkan persatuan dan keyakinan diri mengambil langkah tegas. Tidak saling salah menyalahkan karena pasti tidak akan menyelesaikan masalah.
"Pemerintah mengambil tanggung jawab sehingga semua masalah dapat kita kelola dengan baik. Saya tidak dapat menjanjikan apa-apa, tapi hanya dengan restu seluruh rakyat pemerintah akan kerja keras menyelesaikan masalah," tandas SBY. (lh/nvt)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
282 Komentar
-
232 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message
.gif)

_2.gif)
_3.gif)
