Lobang Jepang Bukittinggi 1
Tempat Ngumpet Tentara Jepang
Sabtu, 29/03/2008 10:33 WIB
Foto: Budi Hartadi/detikcom
Bukittinggi
Lobang Jepang, kata itulah yang membuat saya penasaran sejak masih di Surabaya. Seperti apa dan bagaimana bentuknya lobang yang membuat saya bersama rombongan dari Semen Gresik ingin segera tiba di Bukit Tinggi, Sumatera Barat.
Lobang Jepang adalah sebuah terowongan bawah tanah laiknya terowongan-terowongan lain. Yang membuat beda adalah, terowongan ini berada 45 meter di bawah tanah dengan panjang lorong keseluruhan 1.475
meter.
Untuk masuk ke dalam lobang ini, detikcom bersama rombongan dipandu oleh Andi salah satu petugas pemandu Lobang Jepang yang setia menemani kami menyusuri lobang ini serta memberikan pengarahan mengenai sejarah tempat ini.
Namun, sebelum kita mulai menyusuri lorong-lorong ini, rombongan dari Semen Gresik terlebih dulu diberi pengarahan soal Lobang bersejarah ini.
Menurut Andi, lobang yang terlihat eksotik, menawan dan penuh misteri ini dibuat tentara Jepang pada tahun 1942. Rencananya, lobang ini akan digunakan sebagai gudang penyimpanan amunisi sekaligus tempat persembunyian.
Yang paling mencengangkan bagi saya dan rombongan adalah, lobang ini ternyata dibuat oleh penduduk Indonesia yang diculik para tentara Jepang untuk dipaksa mengerjakan lobang persembunyian ini.
Berapa jumlah romusa yang digunakan tentara Jepang, andi hanya menjawab, banyak. "Berapa penduduk yang diculik untuk membuat lobang, hingga kini masih belum terjawab," ungkapnya.
(bdh/ana)
Lobang Jepang adalah sebuah terowongan bawah tanah laiknya terowongan-terowongan lain. Yang membuat beda adalah, terowongan ini berada 45 meter di bawah tanah dengan panjang lorong keseluruhan 1.475
meter.
Untuk masuk ke dalam lobang ini, detikcom bersama rombongan dipandu oleh Andi salah satu petugas pemandu Lobang Jepang yang setia menemani kami menyusuri lobang ini serta memberikan pengarahan mengenai sejarah tempat ini.
Namun, sebelum kita mulai menyusuri lorong-lorong ini, rombongan dari Semen Gresik terlebih dulu diberi pengarahan soal Lobang bersejarah ini.
Menurut Andi, lobang yang terlihat eksotik, menawan dan penuh misteri ini dibuat tentara Jepang pada tahun 1942. Rencananya, lobang ini akan digunakan sebagai gudang penyimpanan amunisi sekaligus tempat persembunyian.
Yang paling mencengangkan bagi saya dan rombongan adalah, lobang ini ternyata dibuat oleh penduduk Indonesia yang diculik para tentara Jepang untuk dipaksa mengerjakan lobang persembunyian ini.
Berapa jumlah romusa yang digunakan tentara Jepang, andi hanya menjawab, banyak. "Berapa penduduk yang diculik untuk membuat lobang, hingga kini masih belum terjawab," ungkapnya.
(bdh/ana)
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 08:51 WIB
Hadiri Konferensi Nigeria, Din Ingatkan Pentingnya Toleransi Beragama
-
Sabtu, 26/05/2012 08:25 WIB
Pencatutan Nama Ketua KPK oleh Timses Jokowi Jelas Langgar Kode Etik
-
Sabtu, 26/05/2012 08:12 WIB
Menelusuri Dugaan Duit Negara di Kongres Demokrat
-
Sabtu, 26/05/2012 07:34 WIB
Pencatutan Nama Ketua KPK Dinilai Malah akan Rusak Citra Jokowi-Ahok
-
Sabtu, 26/05/2012 07:21 WIB
Sesama Anak Negeri Berebut Pulau di Negara Sendiri
-
Sabtu, 26/05/2012 09:01 WIB
Panggil Ketua DPC PD, KPK Dalami Satu per Satu Kelompok di Hambalang
-
Sabtu, 26/05/2012 07:21 WIB
Sesama Anak Negeri Berebut Pulau di Negara Sendiri
-
Sabtu, 26/05/2012 08:51 WIB
Hadiri Konferensi Nigeria, Din Ingatkan Pentingnya Toleransi Beragama
-
Sabtu, 26/05/2012 08:12 WIB
Menelusuri Dugaan Duit Negara di Kongres Demokrat
-
277 Komentar
-
244 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
