detikcom
Rabu, 26/03/2008 23:51 WIB

Pentolan Paling Sadis Geng Motor XTC Dibekuk

Reno Nugroho - detikNews
Cirebon -
Satu persatu para anggota geng motor Exalt To Coitus (XTC) dilumpuhkan. Setelah sebelumnya 9 orang ditangkap termasuk panglima geng motor XTC, kini giliran Adnan alias Awod 18 tahun.

Pentolan XTC yang dikenal sadis ini dibekuk di Jl Wiratama Kedawung, Kabupaten Cirebon pada pukul 19.30 WIB, Rabu (26/3/2008) oleh petugas satuan reskrim Polsekta Cirebon Utara Barat.

Adnan ditangkap saat akan menuju pulang ke rumahnya di komplek perumahan Pilang Sari. Petugas sempat melakukan pengintaian di rumahnya sejak pukul 17.30 wib. Penangkapan pentolan XTC ini sempat diwarnai aksi kejar-kejaran dengan petugas.

"Dia sempat lari saat kita berusaha menangkapnya, terpaksa kita lumpuhkan dengan menjatuhkan motornya," Menurut Nono, petugas yang sempat menangkap Adnan.

Adnan pun langsung dibawa ke Mapolsekta Cirebon Utara Barat untuk dilakukan pemeriksaan. Adnan awalnya tidak mengakui jika dia merupakan pentolan XTC. Namun setelah dipertemukan dengan salah seorang anggotanya bernama Hamid, akhirnya Adnan tidak dapat mengelak.

"Saya masuk geng waktu SMP, sudah sekitar 4 tahun," menurut Adnan saat diperiksa petugas.

Meski dikenal sebagai anggota XTC paling sadis, namun Adnan menolaknya. "Waktu di Jl. Wahidin, saya gak sempat mukulin, saya cuma liat aja teman-teman saya mukulin 3 orang itu," ditambahkan siswa kelas 3 salah satu SMK di Jl. Perjuangan ini.

Dengan tertangkapnya Adnan berarti polisi telah menangkap 10 anggota geng motor XTC termasuk panglima XTC wilayah Cirebon dan koordintor wilayah Villa ini. Namun, hingga kini polisi masih memburu 2 anggota XTC lainnya.

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(nal/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%