Demo Pilkada Malut Belum Kelar, Ratusan Lurah Aceh Antre Demo
Senin, 24/03/2008 12:30 WIB
Jakarta
Demo yang digelar massa Abdul Gafur-Abdurrahim Fabanyo belum selesai. Namun ratusan lurah aceh pedalaman menggelar aksi di kantor Depdagri, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (24/3/2008).
Alhasil, demo lurah aceh ini menunggu antrean karena demo Pilkada Malut belum selesai. Pendukung Abdul Gafur- Fabanyo masih menunggu perwakilannya yang sedang diterima pihak Depdagri.
Para lurah Aceh Pedalaman ini tiba di Depdagri pukul 12.00 WIB di saat pendukung Abdul Gafur-Fabanyo Malut memutarkan musik dangdut di jalur lambat Jalan Medan Merdeka Utara. Tiga bus yang ditumpangi para lurah ini pun diparkir di jalur tengah Jl Medan Merdeka Utara. Namun aksi ini tidak sampai membuat macet arus lalu lintas.
Beberapa di antara mereka memakai pakaian adat aAeh. Sebagian lainnya memakai pakaian PNS dan blangkon. Mereka juga membawa poster bergambar peta Aceh Pedalaman.
Kedatangan para lurah Aceh Pedalaman ini ingin menuntut pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (Ala) dan Provinsi Aceh Barat Daya Selatan (Abas).
"Kami membawa bukti tanda tangan ribuan rakyat dan lurah yang ingin kami sampaikan ke Mendagri. Kami ingin menyampaikan aspirasi masyakat Aceh Pedalaman," ujar koordinasi lapangan Iwan Gayo.
Tak lama staf humas Depdagri menghampiri massa lurah aceh pedalaman. "Sebentar dulu ya Pak. Di dalam belum selesai Pilkada Malut," kata staf humas tersebut.
Sambil mengantre demo Pilkada Malut selesai, para lurah akhirnya menunggu di depan Kantor Depdagri sambil bersantai dan merokok. (ziz/nvt)
Alhasil, demo lurah aceh ini menunggu antrean karena demo Pilkada Malut belum selesai. Pendukung Abdul Gafur- Fabanyo masih menunggu perwakilannya yang sedang diterima pihak Depdagri.
Para lurah Aceh Pedalaman ini tiba di Depdagri pukul 12.00 WIB di saat pendukung Abdul Gafur-Fabanyo Malut memutarkan musik dangdut di jalur lambat Jalan Medan Merdeka Utara. Tiga bus yang ditumpangi para lurah ini pun diparkir di jalur tengah Jl Medan Merdeka Utara. Namun aksi ini tidak sampai membuat macet arus lalu lintas.
Beberapa di antara mereka memakai pakaian adat aAeh. Sebagian lainnya memakai pakaian PNS dan blangkon. Mereka juga membawa poster bergambar peta Aceh Pedalaman.
Kedatangan para lurah Aceh Pedalaman ini ingin menuntut pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (Ala) dan Provinsi Aceh Barat Daya Selatan (Abas).
"Kami membawa bukti tanda tangan ribuan rakyat dan lurah yang ingin kami sampaikan ke Mendagri. Kami ingin menyampaikan aspirasi masyakat Aceh Pedalaman," ujar koordinasi lapangan Iwan Gayo.
Tak lama staf humas Depdagri menghampiri massa lurah aceh pedalaman. "Sebentar dulu ya Pak. Di dalam belum selesai Pilkada Malut," kata staf humas tersebut.
Sambil mengantre demo Pilkada Malut selesai, para lurah akhirnya menunggu di depan Kantor Depdagri sambil bersantai dan merokok. (ziz/nvt)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 21/05/2012 17:30 WIB
45 Ambulans Disiapkan untuk Bawa Jenazah Korban Sukhoi dari RS Polri
-
Senin, 21/05/2012 17:23 WIB
Kini Ada Kampung Sukhoi di Cijeruk
-
Senin, 21/05/2012 17:17 WIB
Ini Batu Beraksara di Situs Gunung Padang
-
Senin, 21/05/2012 17:15 WIB
Soal Polemik Lady Gaga, Istana: Polri Tak Memihak Golongan Tertentu
-
Senin, 21/05/2012 17:13 WIB
Anggaran Dipotong 20-85%, Komnas HAM, Komnas Perempuan & KPAI Protes
-
Senin, 21/05/2012 15:27 WIB
Ini Syarat Polri untuk Konser Lady Gaga
-
Senin, 21/05/2012 16:58 WIB
Kasasi Ditolak, 2 Eks Pemain Liga Indonesia Dihukum 18 Tahun Bui
-
Senin, 21/05/2012 17:17 WIB
Ini Batu Beraksara di Situs Gunung Padang
-
Senin, 21/05/2012 14:45 WIB
FPI Pegang 150 Tiket Lady Gaga, Polisi: Pengamanan Disiagakan!
-
661 Komentar
-
443 Komentar
-
357 Komentar
-
347 Komentar
Lapsus
Index »
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 5,978.000
- Rp 2,776.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
