Warga Garut Idap Penyakit Kulit Aneh Selama 4 Tahun
Kamis, 13/03/2008 13:15 WIB
Garut
Penyakit kulit aneh diderita oleh Tata (40). Sekujur tubuh buruh tani tersebut dipenuhi bercak menyerupai sisik berwarna kemerahan.
Bercak merah di tubuh Tata juga menimbulkan bau yang tidak sedap. Tidak hanya itu, bapak dari 5 anak ini juga mengaku tubuhnya kerap terasa sakit dan kaku.
"Setiap hari badannya diolesi minyak kelapa biar tidak kaku," kata Juju (35), istri Tata, saat ditemui di rumahnya di Kampung Kondang, RT 01 RW 05, Desa Kertajaya, Kecamatan Cibatu, Garut, Jawa Barat, Kamis (13/3/2008).
Menurut Juju, penyakit suaminya itu diderita sejak 4 tahun lalu. Awalnya muncul bercak-bercak merah sebesar uang logam di tubuh Tata. Bercak merah tersebut semakin banyak dan menimbulkan rasa gatal.
Tata pernah dibawa berobat ke mantri kesehatan yang ada di desa. Namun bukannya sembuh, bercak merah tersebut semakin banyak dan tebal. Penderitaan Tata pun semakin menjadi-jadi.
"Kalau tidur harus dialasi daun pisang. Sebab kalau kena kain katanya sakit dan kulitnya pada nempel di kain," ujar Juju.
Kondisi ini membuat Tata tidak bisa bekerja seperti biasa sebagai buruh tani. Dia hanya bisa tergolek tanpa daya di tempat tidur. Untuk biaya hidup keluarga sehari-hari, Tata dan Juju hanya bisa mengharapkan belas kasihan para kerabatnya. (djo/nrl)
Bercak merah di tubuh Tata juga menimbulkan bau yang tidak sedap. Tidak hanya itu, bapak dari 5 anak ini juga mengaku tubuhnya kerap terasa sakit dan kaku.
"Setiap hari badannya diolesi minyak kelapa biar tidak kaku," kata Juju (35), istri Tata, saat ditemui di rumahnya di Kampung Kondang, RT 01 RW 05, Desa Kertajaya, Kecamatan Cibatu, Garut, Jawa Barat, Kamis (13/3/2008).
Menurut Juju, penyakit suaminya itu diderita sejak 4 tahun lalu. Awalnya muncul bercak-bercak merah sebesar uang logam di tubuh Tata. Bercak merah tersebut semakin banyak dan menimbulkan rasa gatal.
Tata pernah dibawa berobat ke mantri kesehatan yang ada di desa. Namun bukannya sembuh, bercak merah tersebut semakin banyak dan tebal. Penderitaan Tata pun semakin menjadi-jadi.
"Kalau tidur harus dialasi daun pisang. Sebab kalau kena kain katanya sakit dan kulitnya pada nempel di kain," ujar Juju.
Kondisi ini membuat Tata tidak bisa bekerja seperti biasa sebagai buruh tani. Dia hanya bisa tergolek tanpa daya di tempat tidur. Untuk biaya hidup keluarga sehari-hari, Tata dan Juju hanya bisa mengharapkan belas kasihan para kerabatnya. (djo/nrl)
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 08:51 WIB
Hadiri Konferensi Nigeria, Din Ingatkan Pentingnya Toleransi Beragama
-
Sabtu, 26/05/2012 08:25 WIB
Pencatutan Nama Ketua KPK oleh Timses Jokowi Jelas Langgar Kode Etik
-
Sabtu, 26/05/2012 08:12 WIB
Menelusuri Dugaan Duit Negara di Kongres Demokrat
-
Sabtu, 26/05/2012 07:34 WIB
Pencatutan Nama Ketua KPK Dinilai Malah akan Rusak Citra Jokowi-Ahok
-
Sabtu, 26/05/2012 07:21 WIB
Sesama Anak Negeri Berebut Pulau di Negara Sendiri
-
Sabtu, 26/05/2012 09:01 WIB
Panggil Ketua DPC PD, KPK Dalami Satu per Satu Kelompok di Hambalang
-
Sabtu, 26/05/2012 07:21 WIB
Sesama Anak Negeri Berebut Pulau di Negara Sendiri
-
Sabtu, 26/05/2012 08:51 WIB
Hadiri Konferensi Nigeria, Din Ingatkan Pentingnya Toleransi Beragama
-
Sabtu, 26/05/2012 06:35 WIB
Grasi Digugat, Pengacara: Tidak akan Pengaruhi Pembebasan Corby
-
277 Komentar
-
244 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
