Wapres Minta UI Tak Main-main dengan Kualitas Lulusan
Rabu, 05/03/2008 13:50 WIB
Jakarta
Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Universitas Indonesia (UI) tidak asal meluluskan mahasiswanya. Kualitas harus dikedepankan.
"Tadi Pak Wapres berpesan agar UI jangan main-main dengan kualitas lulusannya. Ini agar lulusan kita bisa memiliki benchmark dengan negara tetangga," kata Rektor UI Gumilar R Somantri.
Hal tersebut disampaikan Gumilar usai bertemu Wapres Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (5/3/2008). Dalam pertemuan itu dihadiri pula petinggi UI antara lain Ketua Majelis Wali Amanat Poernomo Prawiro, Wakil Rektor I M Anis, dan Ketua Senat Akademik M Nasihin.
Gumilar menjelaskan, UI tidak pernah bermain-main dengan lulusannya. Bahkan sering terkesan lulus dari UI sangat sulit. "Kami tidak pernah mempersulit untuk lulus, tapi itu untuk menjaga kualitas itu," tuturnya.
Menurutnya, UI telah memperbaiki sejumlah infrastruktur dan sistem manajemennya. "Silabus harus dipikirkan substansinya agar mampu menjamin proses belajar mengajar agar berjalan baik. Selain itu kualitas dosen juga ditingkatkan dan menjalankan sistem pendukung seperti IT," bebernya.
Gumilar memaparkan, saat ini tiap tahunnya UI mampu meluluskan 100 doktor, 4.000 mahasiswa pascasarjana, dan 4.000 mahasiswa sarjana.
"Saat ini kami juga berusaha meningkatkan rasio dosen dengan mahasiswa, yakni 1 (dosen) dibanding 20 (mahasiswa)," ujarnya.
Selain itu, lanjut Gumilar, saat ini UI juga telah membangun sistem enterprising. Yakni menciptakan sistem kewirausahaan. (ary/umi)
"Tadi Pak Wapres berpesan agar UI jangan main-main dengan kualitas lulusannya. Ini agar lulusan kita bisa memiliki benchmark dengan negara tetangga," kata Rektor UI Gumilar R Somantri.
Hal tersebut disampaikan Gumilar usai bertemu Wapres Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (5/3/2008). Dalam pertemuan itu dihadiri pula petinggi UI antara lain Ketua Majelis Wali Amanat Poernomo Prawiro, Wakil Rektor I M Anis, dan Ketua Senat Akademik M Nasihin.
Gumilar menjelaskan, UI tidak pernah bermain-main dengan lulusannya. Bahkan sering terkesan lulus dari UI sangat sulit. "Kami tidak pernah mempersulit untuk lulus, tapi itu untuk menjaga kualitas itu," tuturnya.
Menurutnya, UI telah memperbaiki sejumlah infrastruktur dan sistem manajemennya. "Silabus harus dipikirkan substansinya agar mampu menjamin proses belajar mengajar agar berjalan baik. Selain itu kualitas dosen juga ditingkatkan dan menjalankan sistem pendukung seperti IT," bebernya.
Gumilar memaparkan, saat ini tiap tahunnya UI mampu meluluskan 100 doktor, 4.000 mahasiswa pascasarjana, dan 4.000 mahasiswa sarjana.
"Saat ini kami juga berusaha meningkatkan rasio dosen dengan mahasiswa, yakni 1 (dosen) dibanding 20 (mahasiswa)," ujarnya.
Selain itu, lanjut Gumilar, saat ini UI juga telah membangun sistem enterprising. Yakni menciptakan sistem kewirausahaan. (ary/umi)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
282 Komentar
-
232 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
