Sarapan Rutin, Obesitas Menjauh
Rabu, 05/03/2008 01:10 WIB
Chicago
Orang sering salah kaprah, demi mengurangi kegemukan, menghindari sarapan. Nah, sebuah penelitian membuktikan sebaliknya.
Remaja yang rutin sarapan memang mendapat kalori lebih banyak tetapi berat badan mereka lebih kurang daripada mereka yang tidak sarapan.
"Penelitian ini menunjukan remaja yang melewatkan sarapan berpotensi bertambah berat badannya dan beresiko lebih tinggi mengalami obesitas," ujar Peneliti dari Universitas Minnesota, Dr Mark Pereira, seperti dilansir AFP, Rabu (5/3/2008).
Penelitian ini dipicu jumlah remaja di AS yang mengalami masalah berat badan telah meningkat tiga kali lipat dalam 20 tahun terakhir, berdasarkan laporan Trust for America's Health tahun lalu yang berjudul "F as is Fat".
Berdasarkan penelitian atas 2.200 remaja, ditemukan fakta bahwa yang mengawali hari mereka dengan sarapan mendapat lebih banyak kalori, karbohidrat, dan serat melebihi yang dibutuhkan perharinya daripada mereka yang melewatkan makan pagi. Namun dengan perut yang kenyang itu, membuat mereka lebih banyak melakukan aktivitas.
Sehingga, penelitian ini juga membuktikan, berat badan mereka yang rutin sarapan lebih rendah dari rekan mereka yang menghindari sarapan.
Penelitian EAT ini meneliti 2.200 remaja dalam waktu lima tahun terakhir. Hasil dari penelitian EAT ini dipublikasikan dalam edisi Maret Pediatrics yang merupakan jurnal American Academy of Pediatrics (AAP). (rdf/aba)
Remaja yang rutin sarapan memang mendapat kalori lebih banyak tetapi berat badan mereka lebih kurang daripada mereka yang tidak sarapan.
"Penelitian ini menunjukan remaja yang melewatkan sarapan berpotensi bertambah berat badannya dan beresiko lebih tinggi mengalami obesitas," ujar Peneliti dari Universitas Minnesota, Dr Mark Pereira, seperti dilansir AFP, Rabu (5/3/2008).
Penelitian ini dipicu jumlah remaja di AS yang mengalami masalah berat badan telah meningkat tiga kali lipat dalam 20 tahun terakhir, berdasarkan laporan Trust for America's Health tahun lalu yang berjudul "F as is Fat".
Berdasarkan penelitian atas 2.200 remaja, ditemukan fakta bahwa yang mengawali hari mereka dengan sarapan mendapat lebih banyak kalori, karbohidrat, dan serat melebihi yang dibutuhkan perharinya daripada mereka yang melewatkan makan pagi. Namun dengan perut yang kenyang itu, membuat mereka lebih banyak melakukan aktivitas.
Sehingga, penelitian ini juga membuktikan, berat badan mereka yang rutin sarapan lebih rendah dari rekan mereka yang menghindari sarapan.
Penelitian EAT ini meneliti 2.200 remaja dalam waktu lima tahun terakhir. Hasil dari penelitian EAT ini dipublikasikan dalam edisi Maret Pediatrics yang merupakan jurnal American Academy of Pediatrics (AAP). (rdf/aba)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 21/05/2012 17:30 WIB
45 Ambulans Disiapkan untuk Bawa Jenazah Korban Sukhoi dari RS Polri
-
Senin, 21/05/2012 17:23 WIB
Kini Ada Kampung Sukhoi di Cijeruk
-
Senin, 21/05/2012 17:17 WIB
Ini Batu Beraksara di Situs Gunung Padang
-
Senin, 21/05/2012 17:15 WIB
Soal Polemik Lady Gaga, Istana: Polri Tak Memihak Golongan Tertentu
-
Senin, 21/05/2012 17:13 WIB
Anggaran Dipotong 20-85%, Komnas HAM, Komnas Perempuan & KPAI Protes
-
Senin, 21/05/2012 15:27 WIB
Ini Syarat Polri untuk Konser Lady Gaga
-
Senin, 21/05/2012 14:45 WIB
FPI Pegang 150 Tiket Lady Gaga, Polisi: Pengamanan Disiagakan!
-
Senin, 21/05/2012 17:03 WIB
Istana: Dahlan Iskan Mundur Hanya Rumor
-
Senin, 21/05/2012 16:11 WIB
Ibunda Ingin Lihat Jasad Heny Pramugari Sky untuk Terakhir Kali
-
661 Komentar
-
443 Komentar
-
357 Komentar
-
347 Komentar
Lapsus
Index »
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 464.000
- Rp 5,978.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
