detikcom
Selasa, 04/03/2008 22:39 WIB

Bunuh Orang, Bekas Dandim Solok Diseret ke Meja Hijau

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Diduga terlibat pembunuhan warga sipil, mantan Komandan Distrik Militer (Dandim) 0309/Solok, Sumatera Barat, Letkol Inf Untung Sunanto digiring ke pengadilan militer di Medan.

Persidangan Untung digelar di Pengadilan Militer Tinggi I Medan di Jl Diponegoro, Medan, Selasa (4/3/2008).

Saksi yang dihadirkan adalah Sersan Kepala Tengku Syahril, anggota Kodim 0309/Solok yang juga terlibat dalam kasus pembunuhan ini. Syahril bersama empat terdakwa lainnya telah dipidana lima tahun penjara serta dipecat dari kesatuannya, dan saat ini dalam proses banding.

Di hadapan majelis hakim yang dipimpin Kolonel CHK Santoso, Tengku Syahril mengaku terpaksa melakukan penculikan dan penganiayaan terhadap Rusman Robert, warga Nagari Kacang, Solok pada 21 Mei 2007 silam, setelah diperintahkan komandannya Untung Sunanto. Perintah ini diberikan karena Untung kesal terhadap warga Nagari Kacang yang
melakukan pengutipan sumbangan terhadap pengguna jalan lintas Padang Panjang-Solok dan berakhir dengan cekcok.

Menurut saksi, karena tak puas, Untung kemudian kembali memerintahkan anggotanya melakukan penyerangan balik. Dalam keadaan terpaksa dan di bawah ancaman, kemudian saksi bersama terdakwa lainnya kembali ke lokasi itu, dan berhasil menculik korban, di saat warga lainnya berhamburan setelah mendapat serangan mendadak itu.

Setelah dibunuh, saksi menyatakan mereka kemudian membuang jenazah korban ke Danau Singkarak, dan jenazah Rusman ditemukan mengambang di danau tersebut lima hari kemudian.

Pada persidangan hari ini, turut hadir terdakwa Letkol Inf Untung Sunanto yang didamping sejumlah kuasa hukumnya termasuk Hotma Sitompul. Sejumlah bukti yang diserahkan pihak Polisi Militer Kodam I Bukit Barisan, seperti senjata api dan pakaian yang digunakan korban juga dihadirkan. Sidang akan dilanjutkan pekan depan untuk mendengarkan
keterangan saksi lainnya.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rul/aba)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%