Hari Valentine, Hari Pembantaian
Jumat, 15/02/2008 15:45 WIB
Den Haag
Nama lengkap hari raya ini adalah Hari Santo Valentine, untuk memperingati hari kematian dan merenungi ajarannya. Jadi jelas tak ada kaitannya dengan keyahudian.
Demikian National Conference of Synagogue Youth (NCSY) dalam situs webnya yang dikunjungi detikcom hari ini, Jumat (15/2/2008).
Lalu siapa Santo Valentino? Sebenarnya ada 3 santo (baca: orang suci) dengan nama itu. Ketiga-tiganya meninggal sebagai martir. Valentine yang namanya ditahbiskan sebagai Hari Valentine sekarang ini, diyakini merupakan seorang pemuka agama pada abad ke-3 Masehi.
Cerita legenda menyebutkan bahwa ketika Claudius II melarang pria-pria muda menikah, dengan harapan untuk mendapatkan prajurit-prajurit terbaik, Valentine tetap menyelenggarakan pernikahan secara sembunyi-sembunyi. Ketika perbuatannya ini diketahui, dia dijatuhi hukuman mati.
Lebih lanjut NCSY menyebutkan, bahwa Hari Santo Valentine juga terkenal sebagai hari pembantaian di mana 7 orang bandit dihabisi dalam duel antargeng dalam 'era larangan' di Chicago.
Ceritanya, pada perayaan Hari Valentine 1929, sebanyak 6 anggota dan seorang sekutu dari geng Bugs Moran’s Irish dibariskan di depan dinding sebuah bengkel di Lincoln Park. Mereka lalu dieksekusi mati oleh 5 anggota gang Al Capone, dua dari mereka menyamar dengan pakaian polisi.
"Pendek kata itu bukan ajaran Yahudi, apalagi sampai mengirim kartu Hari Valentine dan memberi hadiah kepada pacar," demikian NCSY.
(es/es)
Demikian National Conference of Synagogue Youth (NCSY) dalam situs webnya yang dikunjungi detikcom hari ini, Jumat (15/2/2008).
Lalu siapa Santo Valentino? Sebenarnya ada 3 santo (baca: orang suci) dengan nama itu. Ketiga-tiganya meninggal sebagai martir. Valentine yang namanya ditahbiskan sebagai Hari Valentine sekarang ini, diyakini merupakan seorang pemuka agama pada abad ke-3 Masehi.
Cerita legenda menyebutkan bahwa ketika Claudius II melarang pria-pria muda menikah, dengan harapan untuk mendapatkan prajurit-prajurit terbaik, Valentine tetap menyelenggarakan pernikahan secara sembunyi-sembunyi. Ketika perbuatannya ini diketahui, dia dijatuhi hukuman mati.
Lebih lanjut NCSY menyebutkan, bahwa Hari Santo Valentine juga terkenal sebagai hari pembantaian di mana 7 orang bandit dihabisi dalam duel antargeng dalam 'era larangan' di Chicago.
Ceritanya, pada perayaan Hari Valentine 1929, sebanyak 6 anggota dan seorang sekutu dari geng Bugs Moran’s Irish dibariskan di depan dinding sebuah bengkel di Lincoln Park. Mereka lalu dieksekusi mati oleh 5 anggota gang Al Capone, dua dari mereka menyamar dengan pakaian polisi.
"Pendek kata itu bukan ajaran Yahudi, apalagi sampai mengirim kartu Hari Valentine dan memberi hadiah kepada pacar," demikian NCSY.
(es/es)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
282 Komentar
-
232 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
