Jumat, 15/02/2008 15:45 WIB

Bayi Tewas Ditendang di Tempat Penitipan Anak

Rita Uli Hutapea - detikNews
New Jersey - Seorang bayi menemui ajal secara tragis di tempat penitipan anak. Bayi laki-laki itu tewas ditendang seorang anak berumur 9 tahun.

Peristiwa berdarah ini terjadi di New Jersey, AS seperti dilansir News.com.au, Jumat (15/2/2008).

Dalam pengadilan, pelaku yang berinisial JL itu terbukti bersalah telah membunuh Tahir Francis yang berusia 11 bulan. Pengadilan setempat menjatuhi hukuman percobaan selama 18 bulan.

Vonis ini lebih ringan dari tuntutan penuntut. Tim penuntut tadinya meminta JL dihukum penjara 3 tahun di fasilitas penahanan anak.

Francis ditendang di bagian kepala saat berada di tempat penitipan anak Beverly Bryant Family Day Care di Kota Woodbridge, kota terbesar kelima di negara bagian New Jersey. Peristiwa itu terjadi pada Agustus 2007 lalu. Francis meninggal akibat cedera pada kepalanya.

Otoritas tidak bisa menemukan alasan penyerangan itu. JL telah diperintahkan untuk terus menemui terapis kejiwaan.

Beverly Bryant (64) yang mengelola tempat penitipan anak tersebut, sedang tidak berada di ruangan saat peristiwa itu terjadi. Saat itu, wanita berusia 64 tahun itu tengah menerima telepon dan mengerjakan hal-hal lainnya. Sejak kejadian itu, tempat tersebut diperintahkan ditutup.

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(ita/sss)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%