detikcom
Kamis, 14/02/2008 15:28 WIB

Toko Emas di Pekanbaru Kehabisan Stok Taring Harimau

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Halaman 1 dari 2
Pekanbaru - Sejumlah toko emas di Pekanbaru mengaku menjual perhiasan yang terbuat dari bagian tubuh harimau. Namun saat ini mereka sedang kehabisan stok.

Deretan toko mas di kawasan Pasar Pusat Pekanbaru ternyata tidak asing lagi bila ada peminat taring harimau. Dengan santai para pemilik toko emas ini meladeni pembicaraan jual beli taring tersebut.

Tapi sejumlah toko mas di Jl Nilam yang ditemui detikcom, Kamis (13/2/2008), mengaku mereka sudah lama tidak menjual taring tersebut. "Sekarang taring harimau susah didapat. Tapi kalau bapak punya taringnya, kami bisa kok untuk membalutnya dengan emas. Tergantung bapak mau pakai emas berapa karat. Kami sudah biasa membalut taring harimau dengan emas," tutur seorang pemilik toko kepada detikcom.

Toko emas lainnya mengaku biasanya taring harimau dijual dengan harga bervariasi. Toko emas yang berada di samping Plaza Sukaramai kawasan Pasar Pusat itu misalnya, biasanya menjual taring harimau seharga Rp 1,5 juta.

"Kalau sudah dibalut dengan emas 24 karat biasanya kami jual Rp 5 juta. Tapi itu pun tergantung peminat mau pakai emas berapa gram untuk pembalut taringnya," terang pemilik toko yang terakhir menjual taring pada Juli 2007 silam.

Pemilik toko emas yang sedang kehabisan stok itu lantas meminta detikcom mencari ke penjual benda-benda antik yang tak jauh dari toko itu. "Kalau bapak mau cari taring harimau, coba tanya sama bapak yang jualan di kaki lima itu. Biasanya di sana ada bagian tubuh harimau," kata pemilik toko yang menunjuk seorang penjual benda-benda antik di kaki lima yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari tokonya.

Benar saja, seorang pria yang sudah berusia kepala 6 bernama Solihin itu memiliki sejumlah stok tubuh harimau. Setelah berbasa-basi, pak tua yang mengenakan kopiah itu menunjukkan kulit harimau dengan berbagai ukuran. Dari intalase miliknya itu, dia mengeluarkan kulit harimau dengan ukuran sekitar 20 cm dengan panjang 50 cm dibungkus dengan plastik.
"Kalau kulit harimau ini harga Rp 300 ribu," tawar Solihin kepada detikcom.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(cha/djo)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%