Ada 17 Media Cetak Denmark yang Cetak Ulang Kartun Nabi
Kamis, 14/02/2008 06:31 WIB
Copenhagen
Media cetak Denmark kembali membuat ulah dengan menduplikasi ulang kartun Nabi Muhammad yang pernah membuat heboh 2 tahun lalu. Jumlah media cetak yang menerbitkan lagi kartun nabi mencapai belasan nama.
Dalam pemberitaan AFP, Kamis (14/2/2008), sekurangnya ada 17 media cetak yang memunculkan lagi kartun kontroversial itu.
Kebanyakan koran hanya menerbitkan 1 kartun yang melukiskan kartun nabi dengan sorban yang berbentuk bom. Tapi Tabloid Ekstra Bladet berani mencetak ulang semua gambar yang berjumlah 12 karikatur.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk perlawanan atas usaha terorisme pembunuhan terhadap sang karikaturis Kurt Westergaard. Mereka menyatakan hal tersebut sebagai bentuk kebebasan berekspresi.
"Rencana pembunuhan sangat mengejutkan dan mencemaskan. Itu menunjukkan ada kelompok fanatik Islam yang siap untuk mewujudkan ancamannya sekaligus menunjukkan di negara ini ada yang tidak menghormati kebebasan berekspresi," demikian editorial Politiken.
Kemunculan kartun itu memunculkan reaksi bagi umat Islam di Denmark. Imam Walid Abdul Pedersen mengatakan, pembelaan Westergaard tidak seharusnya diwujudkan dalam bentuk seperti itu.
"Itu bukan ide yang bagus untuk memunculkannya lagi. Surat kabar bisa membela karikaturis dengan cara lain, tanpa ulah provokatif. Hal yang bagus untuk membuka dialog kebebasan berkespresi, tapi Anda jangan memulainya dengan kontroversi," ungkapnya.
(gah/gah)
Dalam pemberitaan AFP, Kamis (14/2/2008), sekurangnya ada 17 media cetak yang memunculkan lagi kartun kontroversial itu.
Kebanyakan koran hanya menerbitkan 1 kartun yang melukiskan kartun nabi dengan sorban yang berbentuk bom. Tapi Tabloid Ekstra Bladet berani mencetak ulang semua gambar yang berjumlah 12 karikatur.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk perlawanan atas usaha terorisme pembunuhan terhadap sang karikaturis Kurt Westergaard. Mereka menyatakan hal tersebut sebagai bentuk kebebasan berekspresi.
"Rencana pembunuhan sangat mengejutkan dan mencemaskan. Itu menunjukkan ada kelompok fanatik Islam yang siap untuk mewujudkan ancamannya sekaligus menunjukkan di negara ini ada yang tidak menghormati kebebasan berekspresi," demikian editorial Politiken.
Kemunculan kartun itu memunculkan reaksi bagi umat Islam di Denmark. Imam Walid Abdul Pedersen mengatakan, pembelaan Westergaard tidak seharusnya diwujudkan dalam bentuk seperti itu.
"Itu bukan ide yang bagus untuk memunculkannya lagi. Surat kabar bisa membela karikaturis dengan cara lain, tanpa ulah provokatif. Hal yang bagus untuk membuka dialog kebebasan berkespresi, tapi Anda jangan memulainya dengan kontroversi," ungkapnya.
(gah/gah)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 08:51 WIB
Hadiri Konferensi Nigeria, Din Ingatkan Pentingnya Toleransi Beragama
-
Sabtu, 26/05/2012 08:25 WIB
Pencatutan Nama Ketua KPK oleh Timses Jokowi Jelas Langgar Kode Etik
-
Sabtu, 26/05/2012 08:12 WIB
Menelusuri Dugaan Duit Negara di Kongres Demokrat
-
Sabtu, 26/05/2012 07:34 WIB
Pencatutan Nama Ketua KPK Dinilai Malah akan Rusak Citra Jokowi-Ahok
-
Sabtu, 26/05/2012 07:21 WIB
Sesama Anak Negeri Berebut Pulau di Negara Sendiri
-
Sabtu, 26/05/2012 09:01 WIB
Panggil Ketua DPC PD, KPK Dalami Satu per Satu Kelompok di Hambalang
-
Sabtu, 26/05/2012 07:21 WIB
Sesama Anak Negeri Berebut Pulau di Negara Sendiri
-
Sabtu, 26/05/2012 08:51 WIB
Hadiri Konferensi Nigeria, Din Ingatkan Pentingnya Toleransi Beragama
-
Sabtu, 26/05/2012 06:35 WIB
Grasi Digugat, Pengacara: Tidak akan Pengaruhi Pembebasan Corby
-
277 Komentar
-
244 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message
.gif)

_2.gif)
_3.gif)
