detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 17:30 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 22/01/2008 13:07 WIB

10 Pagar Hancur, Pengelola Menara Jamsostek Mengaku Bingung

Maryadi - detikNews
Jakarta - Pengelola Menara Jamsostek mengaku bingung kenapa pagar dari besi baja itu bisa hancur padahal diklaim sudah cukup kuat. Akibat hantaman mobil Honda Accord yang terjun dari lantai 8 itu, 10 pagar bajanya hancur.

"Saya juga bingung pagarnya bisa hancur. Bahkan 10 rangka bajanya ikut patah patah," kata Manager Building Menara Jamsostek Alexander Kiting kepada detikcom, Senin (22/1/2008).

Dia mengaku heran karena pagarnya terbilang sangat kuat. Selain itu terbuat dari baja sehingga tidak akan mungkin jebol. "Mungkin karena mobil melaju kencang jadi pagar itu bisa hancur," ujarnya.

Dia mengatakan, selama ini tempat parkir di lantai 8 Menara Jamsostek terbilang cukup aman. "Selama ini belum ada kejadian seperti ini. Aman-aman saja. Ini pertama kalinya terjadi," tukasnya.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mar/asy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%