Detik.com News
Detik.com
Selasa, 22/01/2008 13:07 WIB

10 Pagar Hancur, Pengelola Menara Jamsostek Mengaku Bingung

Maryadi - detikNews
Jakarta - Pengelola Menara Jamsostek mengaku bingung kenapa pagar dari besi baja itu bisa hancur padahal diklaim sudah cukup kuat. Akibat hantaman mobil Honda Accord yang terjun dari lantai 8 itu, 10 pagar bajanya hancur.

"Saya juga bingung pagarnya bisa hancur. Bahkan 10 rangka bajanya ikut patah patah," kata Manager Building Menara Jamsostek Alexander Kiting kepada detikcom, Senin (22/1/2008).

Dia mengaku heran karena pagarnya terbilang sangat kuat. Selain itu terbuat dari baja sehingga tidak akan mungkin jebol. "Mungkin karena mobil melaju kencang jadi pagar itu bisa hancur," ujarnya.

Dia mengatakan, selama ini tempat parkir di lantai 8 Menara Jamsostek terbilang cukup aman. "Selama ini belum ada kejadian seperti ini. Aman-aman saja. Ini pertama kalinya terjadi," tukasnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mar/asy)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%