detikcom
Jumat, 18/01/2008 11:46 WIB

Pak Harto Bicara Mistik (4)

Yang Mengira Sudjono Hoemardani Guru Kebatinan Saya Kecele

Umi Kalsum - detikNews
Jakarta - Banyak orang mengira Sudjono Humardani guru kebatinan Pak Harto. Namun Pak Harto menepisnya. Orang-orang dianggapnya kecele. Justru Humardani-lah yang menjadikannya sebagai guru.

Pak Harto mengungkapkannya dalam buku "Soeharto: Pikiran, Ucapan dan Tindakan Saya".

Di dalam bab 84 yang berjudul "Ada yang Salah Kira", dia menjelaskan soal hubungannya dengan mertua Gubernur DKI Fauzi Bowo itu. Kutipannya sebagai berikut:

Ada kejadian sedih yang beruntun. Ali Murtopo meninggal pada tanggal 15 Mei 1984. Lalu Pak Adam Malik. Kemudian Sudjono Humardani permulaan 1986 di Tokyo.

Memang suatu waktu kita akan kembali kepada Tuhan. Kita tidak bisa mengelak. (halaman 440).

Tentang Sudjono Humardani terdengar orang bicara, seperti ia lebih tahu daripada saya mengenai kebatinan. Padahal Djono sendiri biasa sungkem pada saya. Ia menganggap saya lebih tua dan lebih mengetahui soal ilmu kebatinan.

Ya, kebatinan bagi saya, bukanlah kebatinan anggapan sementara orang. Seperti sudah saya kemukakan di depan, kebatinan itu ialah ilmu untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Orang lain mengatakan bahwa kebatinan itu, ya begitu, ya begini, dan kemudian berguru dan sebagainya. Itu tafsiran orang lain. Bagi saya, sekali lagi, ilmu kebatinan itu adalah untuk mendekatkan diri dengan Tuhan.

Memang benar, Djono suka datang pada saya dengan membawa buku berisi tulisan. Dia mempunyai kepercayaan. Maka ia suka menyampaikan sarannya. Saya terima saja sarannya, untuk menyenangkan hatinya. Tidak saya telan begitu saja sarannya itu.

Saya analisa. Saya pertimbangkan, apakah rasional atau tidak sarannya itu. Jika rasional, jika masuk akal, maka saya terima. Jika tidak, maka tentulah tidak saya pakai sarannya itu.

Jadi, yang mengira bahwa Djono itu guru kebatinan saya, kecele. Sangkaan begitu tidak benar. Mengenai ilmu kebatinan, Sudjono lebih banyak bertanya kepada saya daripada sebaliknya. Ia sendiri pernah berkata, "Saya berguru kepada Pak Harto." (halaman 441-442).

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(umi/sss)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%