Detik.com News
Detik.com

Senin, 17/12/2007 13:42 WIB

Mahasiswi Cabuli Bocah SMP

Keluarga Korban Yakin Fransisca Divonis Bersalah

Erna Mardiana - detikNews
Bandung - Sidang dengan agenda vonis kasus pencabulan mahasiswi terhadap bocah SMP akan dilakukan secara terbuka. Keluarga terdakwa dan korban sudah hadir.

Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jl RE Martadinata, Bandung, Jawa Barat, hingga pukul 13.00 WIB, Senin (17/12/2007) belum dimulai.

Peggy, ibunda dari korban Jeff Steven, merasa yakin terdakwa Fransisca Mokalu tak akan lolos dari jerat hukum. Menurutnya, kejahatan termasuk pencabulan, bisa dilakukan oleh pria dan wanita.

"Kalau dia (Fransisca) sampai lolos, pasti ada apa-apanya. Kalau itu yang terjadi, jaksa akan langsung melakukan banding," ungkap Peggy yang ditemani sejumlah jemaat gerejanya.

Tati, ibu Fransisca, berkomentar lebih tenang. Wanita ini mengaku pasrah dan siap menerima apa pun vonis majelis hakim terhadap puterinya. Menurut Tati, pihak keluarga selalu memberikan dukungan untuk Fransisca.

"Kalau pun hasilnya tidak sesuai dengan harapan kami, kan ada proses hukum lainnya. Chika (panggilan Fransisca) sendiri sejak awal persidangan cukup tenang, kami sekeluarga support dia," ungkap Tati.

"Mau apa lagi, bagi keluarga memang aib, tapi tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain mendukungnya. Masak kami harus mengusirnya," imbuh Tati.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(djo/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%