detikcom
Senin, 03/12/2007 14:04 WIB

Usai Sidang, Syaukani Foto Bareng Pengacara di Depan Meja Hakim

Arry Anggadha - detikNews
Jakarta - Bupati nonaktif Kutai Kartanegara (Kukar) Syaukani Hasan Rais dan tim kuasa hukum menyempatkan diri berfoto bersama usai sidang. Kesempatan langka itu dilakukan di depan meja hakim. Jepret!

Foto bareng dilakukan mereka usai membacakan pledoi di Pengadilan Negeri Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (3/12/2007).

Kuasa hukum Syaukani yang dikomandoi OC Kaligis dan 5 kuasa hukum dari kantor pengacara beken lainnya, memberikan kesempatan kepada wartawan untuk mengabadikan kesempatan ini.

Syaukani yang mengenakan batik putih terlihat sumaringah ketika berpose dengan diapit 18 pengacara.

Menurut salah seorang kuasa hukum, Hironimus Dani, foto bareng dilakukan sebagai kenangan-kenangan.

"Ya kapan lagi kita foto-foto bareng," ujar dia.

Setelah mengambil gambar, akhirnya Syaukani dikembalikan lagi ke hotel prodeo di Polda Metro Jaya, sedangkan tim kuasa hukum kembali ke kantor masing-masing.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nik/sss)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%