detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 11:32 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 03/12/2007 14:04 WIB

Usai Sidang, Syaukani Foto Bareng Pengacara di Depan Meja Hakim

Arry Anggadha - detikNews
Jakarta - Bupati nonaktif Kutai Kartanegara (Kukar) Syaukani Hasan Rais dan tim kuasa hukum menyempatkan diri berfoto bersama usai sidang. Kesempatan langka itu dilakukan di depan meja hakim. Jepret!

Foto bareng dilakukan mereka usai membacakan pledoi di Pengadilan Negeri Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (3/12/2007).

Kuasa hukum Syaukani yang dikomandoi OC Kaligis dan 5 kuasa hukum dari kantor pengacara beken lainnya, memberikan kesempatan kepada wartawan untuk mengabadikan kesempatan ini.

Syaukani yang mengenakan batik putih terlihat sumaringah ketika berpose dengan diapit 18 pengacara.

Menurut salah seorang kuasa hukum, Hironimus Dani, foto bareng dilakukan sebagai kenangan-kenangan.

"Ya kapan lagi kita foto-foto bareng," ujar dia.

Setelah mengambil gambar, akhirnya Syaukani dikembalikan lagi ke hotel prodeo di Polda Metro Jaya, sedangkan tim kuasa hukum kembali ke kantor masing-masing.

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(nik/sss)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%