Pria Inggris Juara Dunia Lomba Bohong
Sabtu, 17/11/2007 12:53 WIB
London
Pria Inggris dinobatkan sebagai pembohong terbesar di dunia. Dia berbohong soal kapal selam Perang Dunia II dari Jerman menginvasi Inggris.
John "Johnny Liar" Graham memenangkan lomba cerita bohong tahunan di Bridge Inn, Santon Bridge, yang terletak di tengah taman nasional Lake District.
Pria 69 tahun ini mengaku tersandung kapal selam U-boat saat kapal selam ini mempersiapkan serangan ke kota terdekat di Whitehaven. Misi kapal ini adalah mencuri dekoder televisi digital pertama di Inggris.
Graham adalah juara lima kali atas kompetisi yang sama. Dia juga mengaku pernah menangkap ikan Cod sepanjang 2,7 meter.
"Kalau yang itu sungguhan," ujarnya keukeuh seperti dilansir AFP, Sabtu (17/11/2007).
Even tahunan ini menarik turis dan peserta lomba dari berbagai belahan dunia. Sejarah perlombaan ini diawali dari pemilik bar setempat bernama Will Ritson pada abad ke-19, yang terkenal suka membual.
Bualannya antara lain mengaku ada lobak di daerah mereka yang tumbuh sangat besar dan orang bisa tinggal di dalamnya.
Beberapa pemenang sebelumnya termasuk seseorang yang mengaku pegunungan Lake District terbentuk bukan akibat aktivitas es atau vulkanik, namun akibat gerakan belut raksasa. Ada juga pemenang lomba yang mengaku menemukan peternakan putri duyung.
Peserta lomba bohong diberi kesempatan menjelaskan ceritanya dalam 5 menit tanpa alat bantu. Politisi dan pengacara dilarang mengikuti lomba ini. Mereka dinilai sudah terlalu jago berbohong. Waduh! (fay/nrl)
John "Johnny Liar" Graham memenangkan lomba cerita bohong tahunan di Bridge Inn, Santon Bridge, yang terletak di tengah taman nasional Lake District.
Pria 69 tahun ini mengaku tersandung kapal selam U-boat saat kapal selam ini mempersiapkan serangan ke kota terdekat di Whitehaven. Misi kapal ini adalah mencuri dekoder televisi digital pertama di Inggris.
Graham adalah juara lima kali atas kompetisi yang sama. Dia juga mengaku pernah menangkap ikan Cod sepanjang 2,7 meter.
"Kalau yang itu sungguhan," ujarnya keukeuh seperti dilansir AFP, Sabtu (17/11/2007).
Even tahunan ini menarik turis dan peserta lomba dari berbagai belahan dunia. Sejarah perlombaan ini diawali dari pemilik bar setempat bernama Will Ritson pada abad ke-19, yang terkenal suka membual.
Bualannya antara lain mengaku ada lobak di daerah mereka yang tumbuh sangat besar dan orang bisa tinggal di dalamnya.
Beberapa pemenang sebelumnya termasuk seseorang yang mengaku pegunungan Lake District terbentuk bukan akibat aktivitas es atau vulkanik, namun akibat gerakan belut raksasa. Ada juga pemenang lomba yang mengaku menemukan peternakan putri duyung.
Peserta lomba bohong diberi kesempatan menjelaskan ceritanya dalam 5 menit tanpa alat bantu. Politisi dan pengacara dilarang mengikuti lomba ini. Mereka dinilai sudah terlalu jago berbohong. Waduh! (fay/nrl)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 08:51 WIB
Hadiri Konferensi Nigeria, Din Ingatkan Pentingnya Toleransi Beragama
-
Sabtu, 26/05/2012 08:25 WIB
Pencatutan Nama Ketua KPK oleh Timses Jokowi Jelas Langgar Kode Etik
-
Sabtu, 26/05/2012 08:12 WIB
Menelusuri Dugaan Duit Negara di Kongres Demokrat
-
Sabtu, 26/05/2012 07:34 WIB
Pencatutan Nama Ketua KPK Dinilai Malah akan Rusak Citra Jokowi-Ahok
-
Sabtu, 26/05/2012 07:21 WIB
Sesama Anak Negeri Berebut Pulau di Negara Sendiri
-
Sabtu, 26/05/2012 09:01 WIB
Panggil Ketua DPC PD, KPK Dalami Satu per Satu Kelompok di Hambalang
-
Sabtu, 26/05/2012 07:21 WIB
Sesama Anak Negeri Berebut Pulau di Negara Sendiri
-
Sabtu, 26/05/2012 08:51 WIB
Hadiri Konferensi Nigeria, Din Ingatkan Pentingnya Toleransi Beragama
-
Sabtu, 26/05/2012 06:35 WIB
Grasi Digugat, Pengacara: Tidak akan Pengaruhi Pembebasan Corby
-
277 Komentar
-
244 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message
.gif)

_2.gif)
_3.gif)
