detikcom

Geng Siswa SD Spesialis Jambret HP Dibekuk di Pekanbaru

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Selasa, 13/11/2007 18:41 WIB
Pekanbaru Geng ternyata bukan monopoli siswa sekolah menengah saja. Di Pekanbaru, terdapat sebuah geng siswa SD yang memiliki spesialisasi menjambret handphone (HP). Geng ini hanya beranggotakan 3 siswa yang sama-sama duduk di bangku kelas VI sebuah SD di Kota Pekanbaru, Riau. Keberadaan geng ini terungkap ketika salah satu dari mereka, BF, ditangkap Poltabes Pekanbaru, Selasa (13/11/2007) siang. Di hadapan polisi, BF mengaku memiliki geng beranggotakan 2 orang lagi, yakni RB dan RM. Mereka bertiga duduk satu kelas. Modus menjambret ala BF dan rekan-rekan sangat sederhana. Pulang sekolah, BF dan 2 rekannya itu selalu mangkal di pusat perbelanjaan Ramayana di kawasan Pasar Pusat Pekanbaru. BF kemudian mengintai calon mangsa yang memiliki HP berharga mahal. Lantas BF melakukan pendekatan ke mangsa yang biasanya lagi asyik berbelanja. Begitu mendekat, BF kemudian berpura-pura sakit sambil memegang perutnya. "Aduh, Pak. Perut saya sakit, mulas. Tolong pinjam HP-nya, saya mau menelepon bapak saya. Saya mau balik, tapi tak ada uang," ujar BF menirukan aksinya di depan Wakasat Reskrim Poltabes Pekanbaru AKP Arie Dharmanto. Sang korban pun tentu jatuh iba pada sang bocah yang baru berumur 12 tahun itu. Korban pun meminjamkan HP-nya. Begitu HP berada di tangan, BF kemudian menjauh 3-5 meter dari korban, sambil berpura-pura menelepon. Seettt... BF pun langsung berlari kencang membawa HP itu. Korban pun hanya bisa melongo. Kepada petugas, total BF sudah berhasil mengantongi 13 HP dengan modus operandi seperti itu. 13 HP itu dikantonginya sejak mulai beraksi September 2007 lalu. Pada September itu, BF sebenarnya sudah ditangkap dalam kasus yang sama. Dengan modus yang sama seperti saat menjambret HP, BF pun berhasil kabur dari penjagaan polisi. "Bang, ke WC sebentar sakit perut," kata BF berpura-pura ke kamar kecil. Lalu BF pun berhasil melenggang keluar tanpa dicurigai para polisi. Sejak itu, BF pun menjadi 'buronan'. Akhirnya petualangan BF berakhir pada Selasa siang ini. BF ditangkap polisi di depan Toko Buku Gramedia di Jalan Sudirman, Pekanbaru, ketika asyik mengintai mangsa baru. Sementara 2 rekannya, RB dan RM, masih dicari polisi. (aba/sss)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Lapsus Index »
Cari Penawaran Terbaik di Sini