detikcom
Sabtu, 03/11/2007 08:57 WIB

HUT TNI di Cairo, Suguhkan Tari Poco-poco

Ken Yunita - detikNews
Cairo - Tidak hanya di tanah air, HUT TNI ternyata juga dirayakan di Atase Pertahanan RI di sejumlah negara. Salah satunya di Cairo, Mesir. Resepsi yang digelar di Taman Wisma Duta KBRI Cairo itu sedianya akan dilangsungkan pada 5 Oktober 2007. Namun karena berbagai alasan, resepsi baru digelar 28 Oktober 2007. "Berhubung padatnya kegiatan para kolega Anthan asing di Cairo maka ditunda. Acara sekaligus bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda," kata Atase Pertahanan (Athan) RI di Cairo Kolonel Laut (E) Ir Sigit Soekirno Soedibjo. Hal itu disampaikan dia dalam surat elektronik yang dikirimkan kepada detikcom Sabtu (3/11/2007). Resepsi diplomatik yang meriah itu dihadiri oleh sejumlah Dubes Asean dan Athan Matra (Darat, Laut dan Udara). Kuasa usaha ad interim (KUAI)KBRI Cairo dan Athan RI bertindak sebagai tuan rumah menyajikan hidangan khas Indonesia untuk menjamu tamu-tamunya. Selain makanan, telinga tamu juga dimanjakan dengan alunan 'Kecapi Suling' yang disajikan secara 'live'. Tak cuma itu, suguhan kesenian khas Indonesia juga ditampilkan. Bahkan, tamu undangan diajak untuk menari poco-poco bersama. "Ada juga pemutaran film dokumenter tentang profil Departemen Pertahanan RI dan Kontingen Garuda XXIII-A yang bergabung dalam pasukan penjaga perdamaian (UNIFIL) di Libanon," kata Sigit.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ken/ken)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%