Dituduh Terkait Teroris, Walhi Desak Senator McDonald Dihukum
Jumat, 31/08/2007 16:16 WIB
Jakarta
Senator Australia Ian McDonald dan Presdir PT Newmont Minahasa Raya (NMR) Richard B Ness menuduh Walhi berafiliasi dengan jaringan teroris. Human Rights Working Group (HRWG) menuntut McDonald dan Ness diberi sanksi atas tuduhan tak berdasar itu.
HRWG menilai tuduhan itu melanggar HAM dan sangat merugikan Walhi. HRWG meminta Presiden Senat Australia dan direksi Newmont di Amerika Serikat memberi sanksi kepada McDonald dan Ness.
Hal tersebut diungkapkan Direktur Eksekutif HRWG Rafendi Djamin dalam jumpa pers 'Membantah Tuduhan Walhi Berafiliasi dengan Jaringan teroris" di Gedung Bor Kompleks Bioskop Megaria, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat (31/8/2007).
"Kami memandang tuduhan ini adalah bagian sistematik dari upaya-upaya para penjahat lingkungan dan HAM yang selama ini merampas sumber daya alam Indonesia, untuk mengalihkan isu dari substansi masalah yang sesungguhnya," kata Rafendi.
Maklum, karena saat ini, lanjut Rafendi, PT NMR sedang menghadapi gugatan Walhi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas tindakan penghancuran ekologi dan sumber-sumber kehidupan di Teluk Buyat, Sulawesi Utara.
HRWG bersama Walhi telah melayangkan surat kepada parlemen Australia, kantor pusat Newmont di AS, DPR RI, dan Departemen Luar Negeri. Isi dari surat itu, lanjutnya, meminta McDonald diberi sanksi administratif dan Ness dicopot dari jabatannya sebagai Presdir PT NMR.
HRWG juga meminta pemerintah untuk ikut protes terhadap tuduhan yang dilontarkan McDonald dan Ness itu. Surat tersebut sudah ditanggapi DPR dan Deplu.
"Kalau yang Deplu masih menunggu Pak Hassan Wirajuda kembali ke Indonesia dari Amerika Serikat. Sedangkan kalau untuk DPR RI akan ditemui hari Senin 3 September pukul 15.00 WIB," ujar Rafendi.
Sedangkan parlemen Australia, masih dalam masa reses dan kembali aktif sekitar awal September nanti. Kantor pusat Newmont belum menanggapi surat tersebut.
Sementara itu Direktur Eksekutif Walhi Chalid Muhammad yang hadir dalam jumpa pers itu mengatakan bahwa tuduhan itu sama sekali tidak beralasan.
McDonald dan Ness mengatakan bahwa Presdir Eksekutif Walhi mengenakan pakaian muslim lengkap dan melakukan aksi dengan kekerasan di depan Kedubes Amerika pada tanggal 22 April 2006.
"Tuduhan itu tidak masuk akal. Karena tanggal 19-22 April 2006 Walhi sedang mengadakan acara di Gedung YTKI. Amien Rais juga hadir saat itu," kata Chalid.
Alasan kedua, imbuhnya, Ness dalam www.richardness.org ada foto dirinya yang dilingkari spidol merah dan dikatakan pernah dilatih di Amerika untuk melakukan aksi antipertambangan. Tuduhan ketiga, Walhi juga dikatakan punya hubungan dengan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C).
"Kebetulan Jose Rizal dari MER-C itu dokter dari Abu Bakar Ba'asyir. Padahal kita tahu yang menangani kasus Buyat itu hanya MER-C. Saat itu juga ada Menkes, jadi kalau dikait-kaitkan, Menkes juga dikatakan teroris dong. Semua tuduhan itu sangat manipulatif," tukas dia.
Tuduhan Walhi terkait organisasi teroris disampaikan Senator Ian McDonald di depan parlemen Australia pada 9 Agustus 2007.
Selain itu, tuduhan terhadap Walhi juga dilansir oleh harian The Straits Times Singapura pada tanggal 22 April 2006.
(nwk/nrl)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 21/05/2012 17:15 WIB
Soal Polemik Lady Gaga, Istana: Polri Tak Memihak Golongan Tertentu
-
Senin, 21/05/2012 17:13 WIB
Anggaran Dipotong 20-85%, Komnas HAM, Komnas Perempuan & KPAI Protes
-
Senin, 21/05/2012 17:08 WIB
Tabrak Pagar, Taksi Terbalik di KM 5+400 Tol Jagorawi
-
Senin, 21/05/2012 17:03 WIB
Istana: Dahlan Iskan Mundur Hanya Rumor
-
Senin, 21/05/2012 17:00 WIB
Tanggapi Isu Ani Yudhoyono Jadi Cawapres Ical, Golkar: Bagus Juga
-
Senin, 21/05/2012 15:27 WIB
Ini Syarat Polri untuk Konser Lady Gaga
-
Senin, 21/05/2012 14:45 WIB
FPI Pegang 150 Tiket Lady Gaga, Polisi: Pengamanan Disiagakan!
-
Senin, 21/05/2012 16:21 WIB
Isu Nego Uang Saat Kebakaran, Damkar: Kita Terima Telepon Cuma 3 Menit
-
Senin, 21/05/2012 16:11 WIB
Ibunda Ingin Lihat Jasad Heny Pramugari Sky untuk Terakhir Kali
-
660 Komentar
-
443 Komentar
-
357 Komentar
-
347 Komentar
Lapsus
Index »
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 464.000
- Rp 5,978.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message

_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
