Detik.com News
Detik.com
Kamis, 26/07/2007 14:04 WIB

Langkah Zaenal Bongkar Isu Istri Pertama SBY Disesalkan FKB

Muhammad Nur Hayid - detikNews
Jakarta -

Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) DPR Effendy Choirie geleng-geleng kepala. Dia terkejut dengan langkah Zaenal Maarif yang akan membongkar pernikahan SBY sebelum masuk Akademi Militer (Akmil). Dia menyesalkan tindakan Zaenal.

"Kalau memang untuk menegakkan keadilan, kenapa baru sekarang dibongkar. Kenapa tidak dari dulu. Ini namanya politik balas dendam, tidak etis itu," kata Effendy Choirie kepada wartawan di gedung DPR, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (26/7/2007).

Politisi PKB ini merasa kaget dengan langkah Zaenal yang nekat ini. Menurut dia, langkah politik Zaenal merupakan bentuk pembunuhan karakter terhadap lawan politiknya.

"Waduh, gila-gila. Mestinya legowo-lah. Kalau dia setia pada pemimpin partainya, gak mungkin seperti ini. (Saat meneken Keppres), SBY kan hanya prosedural saja. Harusnya tidak ada kaitannya. Ini sudah bentuk pembunuhan karakter. Kalau bisa, politik tidak seperti inilah," kata Effendy.

Menurut dia, urusan SBY menikah atau yang lainnya, itu merupakan urusan pribadi dan keluarganya. Karena itu, tidak perlu dipolitisasi.

"Saya memang pernah mendengar dulu saat awal-awal akan menjadi presiden. Tapi ini tidak ada urusannya dengan politik. Itu urusan lain, urusan SBY dengan keluarganya. Sekarang berpolitik secara dewasalah," pinta pria yang disapa Gus Choi ini.

Isu SBY pernah menikah sebelum masuk Akmil merupakan isu usang. Jenderal (Purn) Hartono juga pernah memunculkan isu menjelang Pemilihan Presiden 2004 lalu. Saat itu, SBY menilai tindakan Hartono itu tidak etis.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(asy/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%
MustRead close