detikcom

Cukai Rokok Bisa Asuransikan Kesehatan Rakyat Indonesia

Rafiqa Qurrata A - detikNews
Selasa, 17/07/2007 13:39 WIB
Jakarta Tak perlu repot-repot cari duit untuk mengasuransikan kesehatan orang Indonesia. Pemerintah bisa mencomot dana dari pendapatan cukai rokok yang jumlahnya sangat besar. "Ini hitung-hitungan saya, kalau 220 juta orang (penduduk Indonesia) ditanggung semua asuransi kesehatannya, habis Rp 14 triliun. Kalau dibilang pemerintah tidak ada uang, pajak rokok saja diambil. Kan gara-gara rokok orang jadi sakit," kata Ketua Komisi IX DPR, Ribka Tjiptaning. Hal itu disampaikan Ribka usai menghadiri launching program WHO Global Patient Safety Challenge: Clean Care is Safer Care, di Hotel Four Seasons, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (17/7/2007). Menurut Ribka, cukai rokok tahun 2006 yang berjumlah sekitar Rp 37 triliun jangan melulu dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur. Sebaiknya pemerintah juga memikirkan kesehatan. "Jadi nanti di rumah sakit jangan sampai ada lagi perawat dan pasien yang berantem. Katanya miskin kok pakai gelang (emas), padahal memang mampunya di kelas III mau gimana," keluh politisi PDIP itu. Ribka mengharapkan nantinya pemerintah bisa membentuk rumah sakit tanpa kelas. Alasannya, seluruh rakyat memiliki hak kesehatan yang sama. "Kalau bisa seperti itu luar biasa," pungkasnya. (fiq/nrl)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Lapsus Index »
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel