detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 02:16 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 06/07/2007 07:00 WIB

Porsi Haji Tersisa 7.292 Orang

Gagah Wijoseno - detikNews
Jakarta - Hari terakhir pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) telah lewat. Tetapi porsi haji masih tersisa sebanyak 7.292 orang, dengan rincian 6.275 untuk jamaah dan 1.017 orang untuk Tenaga Pembimbing Haji Daerah (TPHD). Tetapi sisa porsi tersebut masih belum bisa dijadikan porsi nasional. Kasubdit Pendaftaran Jemaah Cepi Supriatna mengatakan, sesuai peraturan, jika sampai batas akhir pelunasan BPIH masih tersisa porsi provinsi, maka diberikan kesempatan selama 7 hari jemaah haji provinsi tersebut untuk melunasi BPIH-nya. "Jika pelunasan BPIH tahap dua, porsi haji propinsi belum habis juga, baru dijadikan porsi nasional," jelasnya dalam rilis dari Departemen Agama yang diterima detikcom, Kamis (5/7/2007). Pelunasan BPIH tahap dua direncanakan mulai 9 Juli sampai 17 Juli 2007. Sementara itu, data dari Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Depag, sampai dengan hari ke-21, pelunasan BPIH, Kamis, 5 Juli 2007, pukul 15.00 WIB, calhaj yang telah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) berjumlah 197.708 orang, terdiri 181.708 orang calhaj BPIH Biasa dan 16.000 orang BPIH Khusus. Berdasarkan zona, calhaj yang telah melunasi BPIH, zona I (Aceh, Medan Batam dan Padang) 27.094 orang, zona II (Jakarta, Solo, Surabaya dan Palembang) 132.783 orang, dan Zona III (Balikpapan,Banjarmasin dan Makassar) 21.831 orang. Porsi tersisa atau calhaj yang belum melunasi BPIH sesuai propinsi adalah: NAD 242 orang, Sumut 356 orang, Sumbar 223 orang, Riau 276 orang, Jambi 98 orang, Sumsel 217 orang, Bengkulu 51 orang, Lampung 480 orang, DKI Jakarta 582 orang, Jabar 1.417 orang. Selanjutnya, Jateng 550 orang, Yogya 107 orang, Jatim 1.550 orang, Bali 14 orang, NTB 162 orang, NTT 26 orang, Kalbar 86 orang, Kalteng 89 orang, Kalsel 189 orang, Kaltim 182 orang, Sulut 28 orang, Sulteng 123 orang, Sulsel 224 orang, Sultra 94 orang, Maluku 37 orang, Papua 39 orang, Babel 29 orang, Banten 350 orang, Gorontalo 39 orang, Malut 22 orang, Kepri 63 orang, Sulbar 76 orang, Papua Barat 16 orang. Jemaah yang telah mendapat bukti setor lunas BPIH yang sah agar segera mendaftar ulang ke Kantor Departemen Agama Kabupaten/Kota tempat domisili selambat-lambatnya 7 hari setelah penyetoran lunas.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(gah/gah)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close