detikcom

Jepang-Australia Tidak Ikuti Jejak UE Larang Maskapai RI

Nograhany Widhi K - detikNews
Kamis, 05/07/2007 13:08 WIB
Jakarta Uni Eropa (UE) telah melarang maskapai penerbangan Indonesia untuk terbang ke negaranya. Namun Jepang dan Australia tidak akan mengikuti jejak UE. General Manager PT Garuda Indonesia dan Atase Perhubungan RI di Jepang bertemu dengan Departemen Transportasi Jepang di Tokyo pada 4 Juli 2007. Jepang diyakinkan dan diberi penjelasan mengenai perkembangan perbaikan penerbangan di Indonesia. "Hasilnya, pemerintah Jepang memutuskan tidak akan mengikuti sikap UE," kata Direktur Operasional PT Garuda Indonesia Ari Sapari di Garuda Maintenance Facility (GMF), Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, Kamis (5/7/2007). Sikap Jepang tersebut, lanjut dia, didasari pada ketetapan International Civil Aviation Organization (ICAO). "ICAO tidak pernah memberikan larangan atau daftar hitam kepada maskapai-maskapai di dunia," ujarnya. ICAO, jelas Ari, bertugas untuk membina maskapai penerbangan berdasarkan pantauan langsung di lapangan. "Nah kalau Eropa dasarnya melarang itu apa," cetusnya. Sementara Australia melalui PM John Howard menyatakan Australia memiliki suatu kriteria dalam melihat keselamatan penerbangan. "Australia melihat Garuda tidak ada masalah untuk terbang ke Australia," kata Ari. Dituturkan dia, instansi yang berwenang di Australia sempat mengeluarkan imbauan tidak menggunakan maskapai Indonesia. Namun setelah didatangi dan diajak bicara oleh pihak Indonesia sambil memberikan bukti, akhirnya pelarangan tidak terjadi. (sss/ana)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Lapsus Index »
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel