Detik.com News
Detik.com

Selasa, 01/05/2007 12:17 WIB

10.000 Buruh Blokir Jalan Utama Serang, Jalur Pandeglang Lumpuh

Alamsyah - detikNews
Serang - Ruas jalan menuju Pandeglang, Banten, lumpuh sejak pukul 10.00 WIB, Selasa (1/5/2007). Gara-garanya sekitar 10.000 buruh yang tumplek di depan Gedung DPRD Banten memblokir Jalan Palima. Jalan ini merupakan jalan utama dari Serang menuju wilayah Pandeglang. Polisi semula tidak menyangka buruh yang berdemo di hari May Day itu akan memblokir jalan tersebut, sehingga banyak kendaraan yang terjebak. Di tengah 'kepungan' buruh, kendaraan-kendaraan yang terjebak itu terpaksa berbalik arah. Polisi pun segera menyiapkan jalur alternatif. "Jalan kita tutup mulai dari simpang empat Petir. Dari situ kendaraan yang akan ke Pandeglang kita arahkan ke Jalan Petir," kata Kapolres Serang AKBP Yazid Fanani saat memantau aksi buruh. Sebelum merangsek ke Jalan Palima di depan Gedung DPRD Banten, para buruh ini berkumpul di Stadion Maulana Yusuf. Dari stadion ini, mereka berkonvoi dengan mobil, truk, bus dan ratusan motor menuju gedung DPRD yang jaraknya sekitar 6 km. Sesampainya di depan Gedung DPRD, mereka langsung menggelar orasi di bawah pengawasan 1.000 personel polisi dari Polda Banten, dan polres-polres setempat seperti Serang, Cilegon, Lebak dan Pandeglang. Polda Banten juga menyiapkan pasukan anti huru-hara dan membentengi Gedung DPRD dengan kawat berduri yang jaraknya 10 meter dari pagar.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(umi/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
0%
Kontra
0%