detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 05:00 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 01/05/2007 12:17 WIB

10.000 Buruh Blokir Jalan Utama Serang, Jalur Pandeglang Lumpuh

Alamsyah - detikNews
Serang - Ruas jalan menuju Pandeglang, Banten, lumpuh sejak pukul 10.00 WIB, Selasa (1/5/2007). Gara-garanya sekitar 10.000 buruh yang tumplek di depan Gedung DPRD Banten memblokir Jalan Palima. Jalan ini merupakan jalan utama dari Serang menuju wilayah Pandeglang. Polisi semula tidak menyangka buruh yang berdemo di hari May Day itu akan memblokir jalan tersebut, sehingga banyak kendaraan yang terjebak. Di tengah 'kepungan' buruh, kendaraan-kendaraan yang terjebak itu terpaksa berbalik arah. Polisi pun segera menyiapkan jalur alternatif. "Jalan kita tutup mulai dari simpang empat Petir. Dari situ kendaraan yang akan ke Pandeglang kita arahkan ke Jalan Petir," kata Kapolres Serang AKBP Yazid Fanani saat memantau aksi buruh. Sebelum merangsek ke Jalan Palima di depan Gedung DPRD Banten, para buruh ini berkumpul di Stadion Maulana Yusuf. Dari stadion ini, mereka berkonvoi dengan mobil, truk, bus dan ratusan motor menuju gedung DPRD yang jaraknya sekitar 6 km. Sesampainya di depan Gedung DPRD, mereka langsung menggelar orasi di bawah pengawasan 1.000 personel polisi dari Polda Banten, dan polres-polres setempat seperti Serang, Cilegon, Lebak dan Pandeglang. Polda Banten juga menyiapkan pasukan anti huru-hara dan membentengi Gedung DPRD dengan kawat berduri yang jaraknya 10 meter dari pagar.

Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(umi/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
85%
Kontra
15%