detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 06:46 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 27/01/2007 11:01 WIB

Pembunuh Raja Dituntut Penjara Seumur Hidup

M Hanafi Holle - detikNews
Ambon - Frezhon Taihittu, terdakwa pembunuh Raja Desa Hulaliu Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Robi Laisina, dituntut penjara seumur hidup. Taihittu langsung tertunduk lemas. Tuntutan ini dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Ambon, Jl. Sultan Hairun, Sabtu (27/1/2007). Taihittu didakwa dengan pasal berlapis, menganiaya dan melakukan pembunuhan berencana. Dia dikenakan pasal 340 dan 353 KUHP. Dalam persidangan tersebut, terungkap sebelum terjadi pembunuhan, terdakwa sempat beradu mulut dengan istri sang raja. Usai adu mulut, terdakwa kemudian kembali ke rumahnya dan mengambil sebilah parang, karena tidak tahan dengan penghinaan istri raja. Tiba di rumah korban, terdakwa sempat dihalangi korban. Kata terdakwa, dirinya ingin menghabisi nyawa istri raja, karena telah menghina dirinya dan keluarganya. Mendengar penjelasan terdakwa, korban mengatakan lebih baik melukai dirinya daripada istrinya. Tanpa banyak bicara, terdakwa langsung menyabetkan parangnya ke tubuh korban hingga jatuh bersimbah darah. Korban tak tertolong, tewas seketika di TKP. Usai menghabisi raja, terdakwa kemudian mencari sang istri dan melayangkan kembali parangnya ke kepala istri raja. Beruntung, sang istri berhasil meloloskan diri, kendati bersimbah darah. Penasihat hukum terdakwa, Richard Ririhena, meminta majelis hakim menunda persidangan untuk pembacaan pledoi. Sidang yang dipimpin hakim Maenong dan raden Iin Nurohim kemudian menunda persidangan pekan depan dengan agenda pembacaan pembelaan.

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(han/asy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%
MustRead close