Sabtu, 27/01/2007 11:01 WIB

Pembunuh Raja Dituntut Penjara Seumur Hidup

M Hanafi Holle - detikNews
Ambon - Frezhon Taihittu, terdakwa pembunuh Raja Desa Hulaliu Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Robi Laisina, dituntut penjara seumur hidup. Taihittu langsung tertunduk lemas. Tuntutan ini dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Ambon, Jl. Sultan Hairun, Sabtu (27/1/2007). Taihittu didakwa dengan pasal berlapis, menganiaya dan melakukan pembunuhan berencana. Dia dikenakan pasal 340 dan 353 KUHP. Dalam persidangan tersebut, terungkap sebelum terjadi pembunuhan, terdakwa sempat beradu mulut dengan istri sang raja. Usai adu mulut, terdakwa kemudian kembali ke rumahnya dan mengambil sebilah parang, karena tidak tahan dengan penghinaan istri raja. Tiba di rumah korban, terdakwa sempat dihalangi korban. Kata terdakwa, dirinya ingin menghabisi nyawa istri raja, karena telah menghina dirinya dan keluarganya. Mendengar penjelasan terdakwa, korban mengatakan lebih baik melukai dirinya daripada istrinya. Tanpa banyak bicara, terdakwa langsung menyabetkan parangnya ke tubuh korban hingga jatuh bersimbah darah. Korban tak tertolong, tewas seketika di TKP. Usai menghabisi raja, terdakwa kemudian mencari sang istri dan melayangkan kembali parangnya ke kepala istri raja. Beruntung, sang istri berhasil meloloskan diri, kendati bersimbah darah. Penasihat hukum terdakwa, Richard Ririhena, meminta majelis hakim menunda persidangan untuk pembacaan pledoi. Sidang yang dipimpin hakim Maenong dan raden Iin Nurohim kemudian menunda persidangan pekan depan dengan agenda pembacaan pembelaan.
(han/asy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%