Detik.com News
Detik.com
Jumat, 26/01/2007 14:55 WIB

Kapal Selam RI Bisa Meledak Ambil Black Box AdamAir

Gunawan Mashar - detikNews
Makassar - Bukan urusan mudah mengambil black box AdamAir dari dasar laut dengan kedalaman 1.800 dan 2.000 meter. Kapal selam Indonesia bisa-bisa meledak! Lokasi black box AdamAir sudah terdeteksi di dasar laut pada 55 nautical mile sebelah barat Tanjung Rangasa, Majene, Sulawesi Barat. Jika tidak segera diambil, bisa-bisa black box pindah lokasi karena arus perairan Majene sangat kuat. Namun apa daya, fasilitas yang dimiliki negeri ini sangatlah terbatas. Hal ini diakui Komandan KRI Fatahillah Letkol Laut Maman Firmansyah saat ditemui di Lantamal VI, Makassar, Jumat (26/1/2007). "Kemampuan kapal selam kita hanya mampu 180 meter, selebihnya itu bisa meledak, apalagi pada kedalaman 1.000 meter ke bawah," cetusnya. Dituturkan dia, tiap 10 meter kedalaman laut ada satu atmosfer. Jadi kalau kedalaman 1.600 meter ada 160 atmosfer. "Kuat sekali kan tekanannya," ujarnya. Maman kemudian menceritakan pengalamannya mengikatkan 2 gelas styrofoam pada alat towed pinker locator (TPL), lalu diturunkan ke kedalaman 1.600 meter atau 30 meter di atas dasar laut. "Ternyata setelah diangkat, gelas itu mengerucut menjadi kecil sekali," katanya sambil memperlihatkan gelas tersebut kepada wartawan. Pengamatan detikcom, gelas styrofoam yang biasanya digunakan restoran waralaba itu sudah menjadi sangat kecil, ukuran diameternya hanya tinggal sekitar 2 cm dengan tinggi sekitar 3 cm. "Betapa tekanan di laut itu sangat kuat kan. Benda seperti ini saja bisa mengerucut kecil. Tapi saya nggak tahu kalau badan pesawat maupun manusia," ujar Maman. Lalu bagaimana cara mengevakuasi black box AdamAir dari dasar laut? "Yah, peralatan kita nggak cukup," sahut Maman singkat.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(sss/asy)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%