Minggu, 14/01/2007 18:31 WIB

Sri Bintang Diinterogasi Soal Pemasangan Spanduk

Syarif Hidayatullah - detikNews
Jakarta - Meski hanya mengawasi pemasangan baliho di Bunderan HI, polisi tetap menginterogasi Sri Bintang Pamungkas. Pendiri PUDI itu dianggap telah melanggar Perda tentang pemasangan atribut. Sri Bintang diinterogasi bersama dengan aktivis Rakyat Bergerak Pandapotan Lubis yang memasang baliho SBY-JK di Bunderan HI, Minggu (14/1/2007) sore. Dia ditanyai seputar pemasangan atribut demo yang tanpa izin. "Ini masuk pada pelanggaran Perda No 11 tahun 1988 tentang pemasangan atribut. Jadi ini melanggar. Harusnya mereka melapor ke Trantib dan Pemda," terang Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Polisi Heru Winarko di Mapolres Jakpus, Jl Kramat Raya. Diakui Heru, sebenarnya pihaknya sudah menerima pemberitahuan akan adanya demo di Bunderan HI, Senin 15 Januari 2007. Namun pemasangan atribut demo Minggu sore ini belum ada izinnya. "Kalau besok mereka mau bawa-bawa spanduk, terserahlah. Tapi hari ini mereka membangun dan memasang atribut itu dari konstruksi bambu. Jadi ini tindakan preventif," tegas Kapolres. Selain menanyai Sri Bintang, polisi juga menginterogasi Pandapotan Lubis di ruang Kanit III yang terletak di lantai 2. Di ruang tersebut juga digelar barang bukti berupa spanduk dan alat-alat material berupa gergaji dan golok. Polisi menyertakan 8 orang pemasang baliho sebagai saksi. Wakapolda Metro Jaya Brigjen Polisi Rajiman Tarigan yang menyaksikan penangkapan Sri Bintang Pamungkas dan mengawalnya ke Mapolres Jakpus telah meninggalkan Mapolres. Ketika ditanyai soal penangkapan Sri Bintang, dia menjawab ketus. "Tanya saja dengan Sri Bintang Pamungkas. Dia kan orang pintar. Kalau saya ini kan bodoh," ujarnya seraya masuk ke mobilnya.

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ana/ken)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
36%
Kontra
64%