detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 23:22 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 03/12/2006 13:19 WIB

Maria Eva Akui Mesum dengan Yahya, Tapi Bukan Penyebar Video

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Maria Eva, penyanyi dangdut, telah mengakui dirinyalah perempuan yang beradegan mesum dengan anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar, Yahya Zaini. Video mesum ini beredar luas di masyarakat, bahkan kini mendunia. Namun, Maria menegaskan dirinya bukan sebagai penyebar video 'hot' itu. Kepastian ini disampaikan kuasa hukum Maria Eva, Ruhut Sitompul saat dihubungi detikcom, Minggu (3/12/2006). Ruhut telah diminta Maria Eva untuk menjadi kuasa hukumnya dalam kasus skandal seks yang menghebohkan DPR ini. "Ya memang, itu memang gambar dia," kata Ruhut saat ditanya apakah Maria mengakui bahwa dirinya yang beradegan mesum dengan Yahya Zaini. Menurut Ruhut, Maria memang telah memberikan pengakuan tersebut. Bahkan, Maria mengaku telah mengenal Yahya Zaini sejak beberapa tahun lalu. Ruhut menjelaskan, sejak kasus video mesum ini beredar, Maria Eva tertekan. Bahkan, oknum Partai Golkar telah meminta Maria Eva untuk segera kabur ke Singapura. "Tiket untuk dia sudah disediakan untuk klien saya," ujar Ruhut. Namun, Maria Eva menolaknya dan kini masih berada di Jakarta. Maria Eva saat dihubungi detikcom tidak mau berkomentar banyak. "Semua keterangan tentang saya, saya serahkan kepada Bang Ruhut," jelas Maria. Sementara Yahya Zaini hingga sekarang belum berhasil ditemui atau dihubungi. Wartawan yang kembali bertandang ke rumahnya di kawasan Perumahan DPR Kalibata, Jakarta Selatan, menemukan rumah Yahya dalam kondisi kosong. Dikabarkan, Yahya saat ini telah pulang ke Jakarta, setelah melakukan lawatan ke Australia.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(asy/ana)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
88%
Kontra
12%