detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 19:34 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 05/10/2006 13:19 WIB

Kivlan Zein 'Dikeroyok' Dua Jenderal Senior

Luhur Hertanto - detikNews
Jakarta - Mayjen Pur Kivlan Zein mengungkapkan ada rencana kudeta terhadap Presiden Soeharto oleh Jenderal Pur LB Moerdani dan Jenderal Pur Wiranto. Karuan saja pernyataan Kivlan dibantah oleh dua tokoh senior TNI. Bantahan pertama disampaikan oleh Jenderal Pur Wiranto ketika dikonfirmasi atas pernyataan Kivlan bahwa dirinya main mata dengan Wapres Habibie untuk menggulingkan Soeharto. "Itu tuduhan sangat serius (saya akan melakukan) makar. Sangat tendensius dan sangat sensitif," ujar Wiranto usai mengikuti peringatan HUT ke-61 TNI di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (5/10/2006). Kesaksian Kivlan Zein itu dinilai Wiranto sangat naif, sebab seluruh jajaran TNI tahu semua kebijakan tataran negara maupun internal TNI yang dibuatnya semasa menjabat sebagai Pangab didasarkan pada konstitusi. Reaksi keras juga disampaikan oleh Jenderal Pur Try Sutrisno. Dia tegas membantah pernyataan Kivlan bahwa Jenderal Pur LB Moerdani saat menjabat sebagai Menpangab merencanakan kudeta terhadap Presiden Soeharto. "Nggak benar itu. TNI nggak pernah ada niatan kudeta. Itu bukan tradisi politik," tegas Try Sutrisno. Menurut mantan Wapres ini, Benny Moerdani adalah perwira brilian yang sarat pengalaman lapangan. Tidak mungkin orang sekaliber itu berencana melakukan tindakan makar terhadap pemerintahan yang sah. "Tanyakan ke Pak Kivlan. Kalau yang saya saksikan nggak ada itu rencana kudeta," jelas Try saat ditanyakan mengenai motivasi Kivlan mengungkapkan rencana kudeta itu.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(san/asy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
83%
Kontra
17%