detikcom
Rabu, 20/09/2006 14:52 WIB

Terpikat Pesona Rika Kato di Klub Malaysia

Shinta Shinaga, Arifin Asydhad - detikNews
Rika Tersenyum, diambil dari Friendster
Jakarta - Bukan Mensesneg Yusril Ihza Mahendra seorang yang terpikat dengan pesona Rika Tolentino Kato. Saat Rika berada di Malaysia, seorang pria terpesona melihat Rika di sebuah klub. Dia juga berharap Rika datang lagi ke Kuala Lumpur. Pria itu bernama Nixon. Pertemuan itu rupanya membuat Nixon mengunjungi friendster Rika dan memberikan testimoni. Pada testimoni pertamanya, Nixon terkesan berusaha sewajarnya, namun tak memungkiri perasaan merindukan Rika. "Selamat pagi...hahaha, ini kata yang biasa saya gunakan untuk menyapa tamu, dan kamu adalah tamu spesial saya. Sudah lama saya tidak melihatmu. Akankah kamu kembali? Fotomu tidak sesuai dengan wajah sebenarnya. Kamu sangat cantik. Saya rindu kamu," tulis Nixon berbahasa Inggris pada 7 November 2005 yang terlihat dalam friendster Rika yang dibuka detikcom pada Rabu (20/9/2006). Pada testimoni keduanya, Nixon mengungkapkan lokasi pertemuan pertamanya dengan Rika, tak lupa mencetuskan betapa cantiknya Rika. Nixon menulis 'KL' yang umum digunakan sebagai inisial Kuala Lumpur. "Hey yo... Kamu tidak balik ke KL lagi? Lama tak berjumpa. Saya pikir kamu masih sama sewaktu pertama kali saya melihat wajahmu di 24th Club Lounge. Betapa cantiknya kamu," tulis Nixon pada 12 Mei 2006. Berdasarkan penelusuran, 24th Club Lounge tercatat berada di Hotel Renaissance, Melaka, Malaysia di lantai 24. Lalu pada 18 Mei 2006, Nixon kembali menulis testimoni. "Tentu saya tidak berharap ini yang pertama dan yang terakhir. Keluargamu masih ingat saya hohoho... senang mendengarnya. Saya masih ingat kamu campuran Jepang... indahnya. Jangan lupa beritahu saya kapan kamu kembali ke KL. Setidaknya saya bisa traktir kamu minum hehe," tulisnya. Nixon dalam testimoninya memang tidak sevulgar Moore yang terang-terangan menyatakan cinta, bahkan menuliskan puisi panjang untuk Rika. Namun yang jelas, Nixon tidak kuasa mengabaikan pesona Rika.

Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(sss/)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%