detikcom

Rabu, 20/09/2006 14:01 WIB

6 RSUD Jakarta siap Jadi BLU

Niken Widya Yunita - detikNews
Jakarta - 6 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Jakarta kembali siap dialihkan menjadi Badan Layanan Umum (BLU). Beberapa di antaranya akan dimulai akhir September ini. Keenam RSUD yang akan dialihkan menjadi BLU adalah, RSUD Budi Asih, RSUD Tarakan, RSUD Koja, RSDU Duren Sawit, RSUD Haji dan RSUD Pasar Rebo. "Prosesnya sudah dilakukan sejak Februari 2006 lalu," kata Wakil Kepala Dinas DKI Salimar Salim di Balaikota DKI Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (20/9/2006). Namun khusus RS Haji Pondok Gede dan RSUD Pasar Rebo, proses pengalihan status akan selesai pada tahun 2007. Hal ini disebabkan masih ada sejumlah kendala yang menjadi hambatan. Menurut Salimar, untuk berubah status menjadi BLU ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi sebuah RS. Salah satu di antaranya menyiapkan neraca keuangan untuk dilakukan audit. "Keenam RSUD tersebut sudah selesai di audit," ungkap Salimar. Perubahan status ini memiliki berbagai dampak positif bagi RS dan masyarakat, misalnya tarif lebih murah. Sebab selama ini tarif RSUD diatur berdasarkan perda No.1/2002 tentang Retribusi Daerah. Ditambahkan Salimar, pengalihan status ini tidak hanya berlaku terhadap RSUD. Pemerintah juga akan menerapkan hal itu terhadap Puskesmas. Di Jakarta saat ini terdapat 333 Puskesmas untuk tingkat kelurahan dan 44 Puskesmas Kecamatan.

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(djo/asy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
77%
Kontra
23%
MustRead close