detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 12:58 , Sumber : Radio Republik Indonesia

Sabtu, 29/07/2006 00:36 WIB

Al-Qaeda akan Balas Israel

Maryadi - detikNews
Jakarta - Serangan Israel ke Libanon membuat berang pimpinan Al-Qaeda. Wakil pemimpin al-Qaeda, Ayman al-Zawahiri menyatakan, jaringan militan itu akan membalas serangan terhadap muslim di Libanon dan Gaza. Pernyataan al-Zawahiri itu disiarkan dalam bentuk rekaman video itu disiarkan oleh stasiun televisi al-Jazeera. "Al-Qaeda tidak bisa berdiam diri melihat perang salib dan sekarang menganggap seluruh dunia ini sebagai medan tempur di depan kita," kata al-Zawahiri, Jumat (28/7/2006). Menurutnya, peristiwa yang terjadi di Libanon dan Gaza memperlihatkan pentingnya pertempuran di Afghanistan dan Irak. "Perang dengan Israel bukan soal perjanjian, persetujuan gencatan senjata... Yang sebenarnya adalah jihad demi Allah sampai agama Allah berdiri. Ini merupakan jihad untuk pembebasan Palestina, seluruh Palestina, serta semua negeri yang pernah menjadi tanah Islam, dari Andalusia sampai ke Irak," kata Zawahiri. "Karena mereka menyerang kita di mana-mana, maka kita akan menyerang mereka di mana pun juga. Karena mereka bersatu memerangi kita, bangsa kita pun akan bersatu memerangi mereka," ujarnya. "Peluru dan roket yang mencabik-cabik tubuh warga Muslim di Gaza dan Libanon bukan semata-mata Israel saja. Peluru dan roket itu dibuat dan dibiayai oleh semua negara persekutuan Perang Salib," ujarnnya. "Karena itu, semua mereka yang ikut dalam kejahatan itu harus merasakan akibatnya. Kita tidak bisa hanya melihat roket-roket itu menghujani saudara-saudara kita di Gaza dan Libanon dan bersikap pasrah,". Pernyataan ini diduga merupakan yang pertama oleh al-Qaeda mengenai gempuran Israel di Libanon.

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(mar/)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%