detikcom
Kamis, 15/06/2006 14:38 WIB

Habib Rizieq Dihadang Kader Garda Bangsa Demak

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Semarang - Perseteruan Front Pembela Islam (FPI) dengan pendukung Gus Dur masih berbuntut di tingkat bawah. Giliran kader Garda Bangsa menghadang pimpinan FPI Habib Rizieq yang hendak mengikuti acara di Ponpes Annuriyah, Desa Gebang, Gobang, Demak, Kamis (15/6/2006). Berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom , ratusan kader Garda Bangsa mencegat setiap kendaraan di jalan Desa Kalicilik, Demak Kota. Mereka tidak ingin Rizieq hadir dalam acara tabligh akbar yang menurut rencana akan digelar malam nanti. Melihat kejadian itu, polisi tak mau gegabah. Tak hanya dari Polres Demak, sejumlah personel Dalmas Polwiltabes Semarang pun dikerahkan. Situasi menjadi cukup tegang. "Kami hanya berjaga saja. Soalnya, siapa tahu ada kader pro Gus Dur menyerang anggota FPI, terutama Habib Rizieq. Kami tak men-sweeping Rizieq," kata Ketua DKC Garda Bangsa Demak, Anas Malik ketika ditanya soal aksi tersebut. Hal berbeda diungkapkan kubu FPI. Ketua FPI Sobri yang dihubungi melalui ponselnya menyatakan, kader Garda Bangsa sengaja mencegat Rizieq. Dengan cara seperti itu, Rizieq bakal batal hadir di Demak. "Iya, saya dengar mereka memang men-sweeping habib. Bahkan kabarnya, mereka akan membakar ponpes jika habib hadir," katanya. Di sejumlah kalangan. beredar pesan singkat bahwa karena aksi kader Garda Bangsa itu, Rizieq tertahan di Semarang. Untuk pengamanan, ia meminta pengawalan dari Polda Jateng. Namun ketika Polda dikonfirmasi, petugas menjawab belum ada permintaan apa pun. Sementara itu, situasi ponpes tampak biasa saja. Persiapan acara tablig akbar berjalan sesuai rencana. Kehadiran Rizieq sendiri hingga kini belum bisa dipastikan. Meski demikian, kader Garda Bangsa masih terus menyanggongi jalanan di sekitar ponpes. Mereka juga mendirikan posko. Diperkirakan, aksi ini merupakan reaksi atas pengusiran Gus Dur ketika berceramah di Purwakarta beberapa waktu lalu.

Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(asy/)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%