detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 17:46 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 06/03/2006 11:54 WIB

Villa Bali Milik Tommy Soeharto: Mewah dan Dijaga Ketat

Nurfajri Budi Nugroho - detikNews
Bogor - Mau tahu seperti apa Villa Bali yang biasa dikunjungi Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, meski saat ini berstatus terpidana di LP Nusakambangan? Mewah, luas, dan dijaga ekstraketat. Informasi yang dikumpulkan detikcom, vila yang berjarak sekitar 30 kilometer dari pintu tol Sentul Timur ini, sudah dibangun sejak tahun 1976. Arsitek dan dekoratornya didatangkan dari Pulau Dewata, sehingga tempat peristirahatan ini dinamakan Villa Bali. Menurut salah seorang warga yang mengaku pernah masuk ke dalam lingkungan vila, sebut saja namanya Gatot, nuansa Pulau Bali sangat terasa di vila tersebut. Pintu gerbangnya pun dibuat gapura khas Bali. "Mungkin dulu Tommy masih ABG (remaja) ya saat vila itu didirikan," ujar Gatot kepada detikcom, di rumahnya yang berjarak sekitar 300 meter dari villa Bali, Jumat (3/3/2006). Dibangun di atas tanah seluas 6 hektar milik Tommy, Villa Bali yang terletak di Desa Cibanon, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ini memiliki 5 buah bangunan beratap coklat gelap. Tiga bangunan didirikan dengan ukuran besar, sementara dua lainnya berukuran lebih kecil. Sekeliling vila tersebut ditutupi dengan tembok berkawat setinggi dua meter. Pepohonan nan rindang pun menambah kesan vila ini sangat tertutup. Namun, tembok bagian depan vila yang menghadap ke utara dibuat agak rendah agar tidak menutupi pemandangan perbukitan hijau yang indah. Di desa Gunung Geulis yang terletak di sebelah timurnya, ada tanah dan vila seluas 8 hektar milik Mbak Tutut. Di desa yang sama, tepatnya di sebelah selatan Villa Bali, vila dan tanah seluas 9 hektar milik Rizal Ramli, mantan Menko Perekonomian zaman Gus Dur. Dan di sebelah utaranya, tanah seluas 8 hektar milik Yayasan Dharmais pun menambah ramai Desa Cibanon. Bagaimana dengan penjagaan? Wow, 16 orang petugas berseragam yang ditemani 6 ekor anjing terlatih siap menghajar siapa pun yang berani nyelonong masuk ke dalam vila. Tentunya ini demi keamanan dan kenyamanan sang big boss yang suka beristirahat mencari kenyamanan setiap minggunya. Menurut Gatot, petugas yang menjaga vila tak lain adalah warga yang tinggal di sekitar Villa Bali. Termasuk para pelayan di dalamnya. "Kayaknya biar murah bayarannya," ujar Gatot yang sehari-hari nyambi sebagai makelar tanah ini. Berita sebelumnya, Tommy sangat sering berkunjung ke vilanya ini, terutama dalam sebulan terakhir. Terakhir, Tommy mendatangi vila ini pada Jumat (3/6/2006) hingga Minggu (5/6/2006) saat digelarnya turnamen bulu tangkis Hutomo Cup I. Keterangan Foto: Inilah pagar yang mengelilingi Villa Bali milik Tommy Soeharto.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(asy/)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%