3 Pulau di Karimunjawa Dimiliki Orang Asing?
Selasa, 28/02/2006 15:37 WIB
Semarang
Isu jual beli pulau tidak hanya menimpa Pulau Bidadari. Di Jawa Tengah (Jateng), isu yang sama juga pernah terjadi. Dari 8 pulau di Karimunjawa, Kabupaten Jepara yang dimilki perorangan, 3 di antaranya dimiliki orang asing?
Data Departemen Kehutanan Dirjen PHKA Balai Taman Nasional Karimunjawa 2004 menyebutkan, 8 pulau di Karimunjawa memang dimiliki perorangan dan tiga di antaranya milik orang asing.
Ke-8 pulau tersebut adalah Menjangan Besar dimiliki PT Raja Besi Semarang, Menjangan Kecil (PT Awani Dream), Tengah (PT Raja Besi), Sintok (Hendrawan TS), Cilik (PT Raja Besi), Cemara Besar (SUPM Tegal), Menyawakan (Mr Luck dan Mr Hans) dan Kumbang (Mr Jel).
"Hingga kini, data-data seputar Karimunjawa tidak berubah banyak. Paling-paling yang berubah ketika ada kegiatan atau temuan baru," kata Kepala Balai Taman Nasional Karimunjawa Dishut Jateng, Harianto kepada detikcom di kantornya, Jl. Menteri Supeno Semarang, Selasa (28/2/2006).
Meski membenarkan ada sejumlah investor yang masuk ke Karimunjawa, Harianto membantah pulau-pulau di Karimunjawa dimilki orang per orang. Orang asing tidak membeli pulau, tapi hanya menanamkan investasi semacam resort dan wisata pantai lainnya.
Beberapa orang asing yang diidentifikasi berinvestasi di Karimunjawa adalah John Yate dan Luck asal Australia serta Hans dari Swiss. "Setahu saya, mereka tidak membeli pulau. Tapi hanya lahan di pulau Menyawakan," kata Harianto.
Harianto menduga ketiga orang asing itu membeli lahan atas nama istrinya yang berasal dari Indonesia. John beristri orang Semarang, Luck dan Hans beristri warga Jepara.
Harianto menegaskan lagi, kabar adanya jual beli pulau di Karimunjawa sama sekali tidak benar. Sebab, dalam aturan sudah jelas, jual beli pulau tidak diperbolehkan. "Kalau masalah hak guna usaha, mungkin mereka (orang asing) masih bisa. Kalau beli, nggaklah," tandasnya.
Selain 7 pulau tersebut, Pulau Sambangan dikabarkan juga dimiliki PT Pura Barutama Kudus. Namun demikian, hal itu belum tercantum dalam data Departemen Kehutanan Dirjen PHKA Balai Taman Nasional Karimunjawa 2004.
"Wah detailnya saya tidak tahu. Saya kan hanya menangani hal-hal yang berkaitan dengan konservasi di Karimunjawa. Soal itu, ada instansi lain yang mengatur," kata Harianto.
Kepulauan Karimunjawa yang memiliki luas 111.625 Ha dan meliputi 22 pulau ini terletak di utara Kabupaten Jepara. Kawasan ini ditetapkan sebagai Cagar Alam Laut pada tahun 1986. Melalui Surat Menhut, kawasan itu berubah statusnya menjadi Taman Nasional hingga kini. Dalam setahun, setidaknya 100-200 turis asing datang.
(asy/)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 08:12 WIB
Menelusuri Dugaan Duit Negara di Kongres Demokrat
-
Sabtu, 26/05/2012 07:34 WIB
Pencatutan Nama Ketua KPK Dinilai Malah akan Rusak Citra Jokowi-Ahok
-
Sabtu, 26/05/2012 07:21 WIB
Sesama Anak Negeri Berebut Pulau di Negara Sendiri
-
Sabtu, 26/05/2012 07:03 WIB
Nazaruddin Dukung Langkah KPK Usut Aliran Uang di Kongres Demokrat
-
Sabtu, 26/05/2012 06:35 WIB
Grasi Digugat, Pengacara: Tidak akan Pengaruhi Pembebasan Corby
-
Sabtu, 26/05/2012 07:21 WIB
Sesama Anak Negeri Berebut Pulau di Negara Sendiri
-
Sabtu, 26/05/2012 06:35 WIB
Grasi Digugat, Pengacara: Tidak akan Pengaruhi Pembebasan Corby
-
Sabtu, 26/05/2012 07:03 WIB
Nazaruddin Dukung Langkah KPK Usut Aliran Uang di Kongres Demokrat
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
276 Komentar
-
243 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message
.gif)

_2.gif)
_3.gif)
