Perjalanan ke Jabal Nur (2)
Pemandangan Indah dan Siamang
Kamis, 29/12/2005 15:56 WIB
Makkah
Jabal Nur memang pemandangan yang sangat indah, meski hanya terdiri dari bebatuan. Nyaris tidak ada tumbuhan di gunung ini, hanya ada satu atau dua. Namun, di gunung ini hidup juga kawanan siamang. Seekor unta juga berada di puncak gunung ini.
Jabal Nur sangat berbeda dengan gunung-gunung di Indonesia yang selalu dipenuhi dengan pepohonan yang menghijau. Gunung ini sangat kering, karena hanya terdiri batu-batu. Di musim dingin seperti ini, sebenarnya para peziarah tidak terlalu haus untuk bisa mendaki ke puncak gunung. Tapi, bila musim panas, tentu sinar matahari begitu menyengat. Demikian dilaporkan reporter detikcom, Arifin Asydhad.
Sejak fajar hingga petang hari, barisan orang yang mendaki gunung ini tidak terputus. Yang menjadi waktu favorit adalah saat pagi hari. Di waktu ini, akan
sangat banyak peziarah yang mendaki gunung ini. Banyak peziarah yang mendaki gunung ini sudah berusia lanjut, termasuk kaum perempuan. Namun, anehnya, meski jalannya sudah tertatih-tatih dan bertongkat, nenek-nenek juga bisa mendaki gunung ini hingga puncak.
Barisan para peziarah menuju gunung ini terlihat jelas dari jalan-jalan raya di pusat Kota Makkah. Dari jarak 4 km, barisan para peziarah yang sebagian besar mengenakan pakaian putih ini menjadi pemandangan yang bagus. Seakan-akan ada garis putih yang memanjang dari puncak bukit hingga ke dasar bukit. Subhanalllah!
Gunung ini memang sudah menjadi bak kawasan wisata, meski untuk ke gunung ini, peziarah tidak perlu membayar uang tiket. Para peziarah yang akan
mendaki gunung, tidak perlu membawa minuman dari dasar bukit, karena bisa jadi akan merepotkan. Sebab, di puncak gunung ini, kedai-kedai pedagang minuman dan makanan cukup banyak.
Pedagang-pedagang cendera mata juga sangat banyak. Ada pedagang yang mencual cincin, akik, tasbih, dan lain-lain. Juga ada yang menawarkan jasa foto
polaroid. Juga ada banyak pengemis, yang hampir semuanya mengalami cacat fisik. Entah, bagaimana para orang cacat ini bisa berada di puncak gunung.
Yang agak mengherankan, adanya seekor unta di bukit, 50 meter sebelum puncak gunung. Dilihat dari dandanannya, unta ini sengaja dibawa ke atas gunung
oleh pemiliknya. Unta ini dihias dengan pernak-pernik yang menarik. Namun, unta ini hanya diam, karena memang tidak ada lahan datar yang luas. Entah,
bagaimana unta ini bisa naik gunung berbatu.
Yang juga menarik perhatian adalah banyak siamang di atas bukit. Tampaknya hewan-hewan ini memang sudah lama tiggal di gunung dan beranak pinak. Kawanan
siamang ini memakan makanan apa saja yang diberikan oleh para peziarah.
Dari puncak gunung, dapat dilihat secara jelas pemandangan Kota Makkah. Bahkan, Masjidil Haram pun masih terlihat dari atas puncak gunung. Dari atas
gunung ini, peziarah juga bisa melihat kumpulan gunung yang berada di Kota Makkah. Sungguh indah!
Foto:
Pemandangan kota Makkah dari puncak Jabal Nur
(nrl/)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 07:21 WIB
Sesama Anak Negeri Berebut Pulau di Negara Sendiri
-
Sabtu, 26/05/2012 07:03 WIB
Nazaruddin Dukung Langkah KPK Usut Aliran Uang di Kongres Demokrat
-
Sabtu, 26/05/2012 06:35 WIB
Grasi Digugat, Pengacara: Tidak akan Pengaruhi Pembebasan Corby
-
Sabtu, 26/05/2012 06:05 WIB
Panggil Ketua DPC PD, KPK Telusuri Duit Hambalang di Kongres Bandung
-
Sabtu, 26/05/2012 05:45 WIB
Saling Mendahului, 2 Pembalap Liar Tewas di Kembangan Jakbar
-
Sabtu, 26/05/2012 06:35 WIB
Grasi Digugat, Pengacara: Tidak akan Pengaruhi Pembebasan Corby
-
Sabtu, 26/05/2012 07:21 WIB
Sesama Anak Negeri Berebut Pulau di Negara Sendiri
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 06:05 WIB
Panggil Ketua DPC PD, KPK Telusuri Duit Hambalang di Kongres Bandung
-
275 Komentar
-
243 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message
.gif)

_2.gif)
_3.gif)
