detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 13:12 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 29/09/2005 13:31 WIB

Pembunuh Adik Hercules Divonis 3 Tahun Penjara

Melly Febrida - detikNews
Jakarta - Kasiops Satpol Pamong Praja DKI Jakarta Chrisman Siregar akhirnya divonis tiga tahun penjara. Chrisman terbukti secara sah dan meyakinkan membunuh Albert John yang juga adik Hercules. Vonis yang ditetapkan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) ini lebih ringan dari tuntutan JPU yang menetapkan lima tahun. Dijelaskan ketua majelis hakim Yohanes Ether Binti dalam sidang di PN Jaksel, Jalan Ampera Raya, Kamis (29/9/2005), Chrisman terbukti melanggar pasal 338 KUHP, yakni dengan sengaja merampas nyawa orang lain sebagaimana yang tercantum dalam dakwaan pertamanya. "Berdasarkan pertimbangan, majelis hakim berpendapat, tuntutan JPU yang meminta pidana selama lima tahun dikurangi masa tahanan dipandang terlalu berat dan cukup adil dijatuhkan pidana sebagaimana amar putusan ini," ungkap Yohanes. Meski begitu, majelis hakim tetap mempertimbangkan alasan terdakwa saat menarik pelatuk pistol dan mengarahkan kepada korban yang disebutnya sebagai upaya membela diri. Saat itu terdakwa mengaku menangkap gerakan dan bunyi klik yang ditafsirkan dirinya akan diserang. "Tindakan itu berlebihan. Karena tindakan bela diri atas ancaman itu tergantung dari sifat ancamannya," ungkap Yohanes. Hal-hal yang memberatkan dalam pengambilan keputusan ini, lanjut Yohanes, antara lain perbuatan terdakwa yang telah menimbulkan korban jiwa dan menyebabkan penderitaan bagi istri dan keluarga korban. Sebab John Albert adalah tulang punggung keluarga. Sedangkan hal-hal yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum, bersikap sopan dan santun, serta telah menyatakan penyesalan kepada keluarga korban. Dalam persidangan, terdakwa Chrisman menerima seluruh keputusan majelis hakim. Sedangkan kuasa hukumnya, Leonard Simorangkir, menyatakan sementara ini masih berpikir-pikir dan menyerahkan putusan seluruhnya pada Chrisman. Namun kuasa hukum tidak sependapat dengan pertimbangan dari majelis hakim. Usai sidang, Chrisman langsung memeluk keluarganya. Ia tidak mampu menyembunyikan rasa harunya. Mata Chrisman terlihat berkaca-kaca. Tidak ada satu kata pun yang ke luar dari mulut laki-laki separuh baya itu.

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(umi/)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%